Thailand Trip Day 2: Goes to Pattaya!

Oktober 27, 2019

Larasatinesa.com - Kalau ditanya, kenapa pengen banget ke Thailand? Jawabannya adalah saya penasaran dengan kultur dan budaya negeri gajah putih tersebut. Ditambah saya sangat kagum dengan almarhum Raja Bhumibol Adulyadej yang begitu dicintai rakyat Thailand. Terbukti dari beliau wafat tahun 2016 lalu, semua rakyat sangat terpukul dengan kepergiannya. Hari berkabungnya lama sekali. Sekarang beliau sudah digantikan dengan satu-satunya anak lelakinya yaitu, Raja Maha Vajiralongkorn.


Loc: Nong Nooch Village Pattaya
Oh ya, ada lagi alasannya. Jadi selain pecinta drama Korea, saya juga suka film-film Thailand. Cerita di film Thailand tuh menurut saya ide-idenya out of the box, bahkan film horornya lebih menyeramkan daripada Indonesia (padahal hantunya sama! 😂), dan beberapa emang ngangkat fenomena gender yang terjadi di sana. Nggak heran Thailand punya 18 jenis kelamin. 😳
Singkat cerita saya kemudian ngobrol sama teman yang juga blogger, Ifa yang ternyata punya bucketlist traveling ke Thailand dan udah merencanakan bareng teman-teman kuliahnya Muti dan Yuni. Berawal dari celetukan, berakhir dengan kejadian beneran. IYA ASLI KE THAILAND BUKAN HANYA WACANA! Yang tadinya sempat pesimis nggak bakalan jadi, akhirnya jadi juga walaupun beberapa orang tereliminasi dari rencana trip ini. 


Hari ini adalah hari kedua kami di Bangkok. Setelah sarapan dan check out dari hotel pertama, kami menuju bis wisata untuk melanjutkan perjalanan ke Pattaya. Waktu yang ditempuh sekitar 1,5 jam lebih. Saya berasa lagi field trip gini deh jadinya. Sepanjang perjalanan tour guide kami, Mr. Wi dan Mr.D kasih penjelasan berbagai hal tentang Thailand yang seru banget. Mereka berdua ini asli orang Thailand yang jago banget bahasa Indonesia, lebih tepatnya Melayu sih. Ada beberapa fakta yang saya rangkum mengenai Thailand dari mereka.


Mr. Wi lagi cerita tentang Thailand
  • Istilah sebutan laki-laki dan perempuan: khun (bapak/ibu), phi (kakak laki-laki), nong (adik perempuan), dll. 
  • Penduduk Thailand sebetulnya kekurangan laki-laki. Ini disebabkan banyaknya rakyat Thailand yang mengabdikan diri sebagai biksu dan biksu itu tidak boleh menikah. Belum lagi banyaknya laki-laki yang menjadi lady boy. Mungkin kalian udah tau ya untuk yang ini. Thailand terkenal banget sama lady boy-nya terutama di daerah Pattaya.
  • Kenapa rakyat Thailand sangat mencintai Raja Bhumibol? Karena raja sangat berjasa mensejahterakan rakyatnya. Sang raja berupaya keras agar penduduknya tidak dilanda kemiskinan. Beliau mengupayakan lapangan pekerjaan untuk rakyatnya, salah satunya dalam bidang pertanian. Pernah satu waktu Thailand dilanda kemarau yang panjang hingga sawah-sawah kekeringan. Raja pun berusaha membuat hujan buatan agar padi kembali subur. Nggak heran kan beras Thailand jadi salah satu beras terenak di dunia. 
  • Jangan sekali-kali kamu nanyi lagu ulang tahun yang "Potong Kue" di depan laki-laki Thailand karena "Kue " dalam bahasa thai artinya kelamin laki-laki. So weird. 🤣
Oke, lanjut ke cerita perjalanan lagi. Setelah sampai di Pattaya, kami rombongan tour akan mengunjungi beberapa destinasi. Berhubung kami pakai jasa tour travel, mau nggak mau harus mengikuti jadwal yang udah disiapkan. Alasan saya pergi pakai travel kan emang biar dapat pengalaman perjalanannya, yaa kayak 'kenalan dulu' gitu sama Thailand biar nanti kalau ke sini lagi udah tahu mau ke mana-mananya. Mungkin kalau pergi sendiri malah kebanyakan magernya. Hhh.

Big Bee Farm

Tempat pertama yang disinggahi saat sampai di Pattaya adalah Big Bee Farm. Big Bee Farm adalah sebuah peternakan lebah yang dibina oleh Raja Thailand, dan didirikan sejak tahun 1999. 

Bahagia banget nih baru tempat pertama~
Di sini saya banyak diberi penjelasan seputar budidaya lebah madu, dan olahannya. Yang menjelaskannya pun fasih berbahasa Indonesia. Bener kata Ifa, datang ke sini w jadi ingat film kartun Hatchi anak yang sebatang kara, pergi mencari ibunya. Hahaha. Di sini banyak pengetahuan yang saya dapatkan. Dan saya baru tahu kalau lebah itu ratunya cuma satu (((which is dia punya ratusan suami))) alias lebah jantan. Jujur aja saya udah lupa lagi gimana cara bedain ratu lebah sama lebah biasa. Semua kelihatan sama aja. Mana pusing pula lihat gerombolan lebahnya banyak banget. Coba deh si ratu lebah extension bulu mata dulu, atau pakai mahkota emas 24 karat dulu gitu biar keliatan menonjol dan bisa dibedain. 😂


Hatchi mana Hatchi..

Udah kayak anak sekolah study tour belum? Hahaha!

Ini mbaknya fasih banget bahasa Indonesia
Selama ini kalau saya beli madu nggak tahu kejelasan asli apa nggaknya. Saya beli aja brand yang udah terkenal yang ada di supermarket. Padahal mah harusnya nggak gitu ya. Lalu saya dikasih tips membedakan madu asli dan palsu (madunya sudah dicampur dengan bahan lain):
  • Saat dituangkan madunya nggak putus alias nggak patah-patah. Tetap lurus dan kental sampai cairan terakhir. 
  • Taruh madu tersebut di dalam sebuah gelas / piring berisi air (jangan diaduk dulu). Lalu, goyangkan airnya madu tidak akan menyatu dengan air dan akan membentuk heksagonal menyerupai sarang lebah.
Saya pun mencoba berbagai madu yang ada di sini. Madunya enak banget, dan rasanya tuh berbeda dari yang sering saya konsumsi di rumah. Lebih segar dan nggak terlalu manis. Mungkin karena di sini lebahnya bikin madu dari bunga 3 musim. Makanya enak! Salah satu madu yang saya coba juga adalah madu propolis yang sukses bikin saya pengen muntah habis itu. Sumpah, rasanya tuh masih kebayang-bayang sampai sekarang. Namanya juga bahan herbal pasti rasanya begitu. Propolis ini punya banyak manfaat untuk segala masalah kesehatan lho. 


Nyobain madu - Madu setengah matang - Madu udah matang

Foto dulu biar kayak turis

Monggo yang mau beli madu. 
Sayangnya, saya nggak beli madu di sini. Karena botolnya semua kaca dan berat, agak repot bawa-bawa beginian nanti di bagasi. Dan saya mikir ini baru tempat pertama. Saya nggak bakalan tahu nanti bakalan beli apa aja selama di sini. Yang penting dapat pengalaman dan ilmu tentang dunia lebah madu.


Nong Nooch Village

Lanjut ke destinasi berikutnya yaitu Nong Nooch Village yang terletak di Chonburi Pattaya. Nong Nooch Tropical Garden & Cultural Village ini adalah sebuah taman tercantik di dunia yang berdiri di atas tanah seluas 2.4 km persegi yang sangat tertata rapi. Kalau di Indonesia sendiri kita punya Jatim Park yang ada di Batu-Malang. Nah.. tempat ini juga seperti theme park versi lebih luasnya dengan berbagai pertunjukan budaya, restoran, toko souvenir, dan taman-taman luas yang cantiknya kebangetan. Nggak heran dong ya kalau Nong Nooch jadi tempat wisata favorit turis-turis yang datang karena setiap harinya ada lebih dari 5000 wisatawan yang berkunjung. Keren banget!


Cuma Yuni yang sempet foto di sini
Beberapa taman yang ada di sini diantaranya:
  • French Garden
  • European Garden
  • Stonehenge Garden
  • Cactus & Succulent Garden
  • Variegated Plants
  • Ant Tower
  • Butterfly Hill
  • Orchid & Bromeliad Display Garden
  • Flower valley
Sayang karena keterbatasan waktu, saya nggak bisa banyak eksplor tempat ini. Saya masih jalan-jalan di bagian depannya aja kemarin. Maklum ya pakai travel, harus lanjut ke destinasi yang lain. Spot di sini cantik-cantik banget, warna-warni bikin seger. Sumpah ya saya belum puas banget foto-foto di sini. Next kalau ada kesempatan ke Pattaya sih mau muterin Nong Nooch sampe bego seharian. Hahaha!


Ifa juga sih..





Sebetulnya waktu di Nong Nooch ini saya dan rombongan sempat makan siang. Seperti biasa makanannya enak-enak dan dijamin halal. Oh ya, di sini ada insiden yang bikin saya mules kebangetan dan pastinya jadi nggak nikmat makan. Ingat dong sebelum saya ke sini di Big Bee Farm saya minum madu propolis? wagelaseh efek instan dari propolisnya! Perut saya bergejolak, mules nggak tertahankan dan akhirnya saya kebelet di sana. Udah pasrah aja ini mah kalau emang nggak bisa eksplor banyak tempat. Btw, saya ditemenin Uti juga yang kebelet di toilet sebelah. Jadi pas di toilet karena terbuka, saya sahut-sahutan gitu sama Uti. Udah bodoamat sama wangi-wangi surga. Kkkk.

"Ti, kalau udah beres duluan tungguin ya"

"Iya Nes, santai.."

Sumpah ini ketakutan banget dah ditinggalin rombongan tour. KAN NGGAK LUCU GITU GUE DITINGGALIN DI PATTAYA SENDIRI GARA-GARA BUANG HAJAT. 🤣🤣

Setelah drama perut mules akhirnya saya dan Uti nyusul Ifa dan Yuni yang ternyata udah masuk ke ruang theater nonton pertunjukan tradisional. Walaupun pas nonton nggak gitu ngerti ceritanya kayak gimana, yang jelas pertunjukannya seru dan banyak tari-tariannya. Habis dari sana, saya lanjut nonton pertunjukan gajah. Ya ampyun gajah segede itu pada gemesin banget! Apalagi yang baby tuh pake rok tutu warna pink. Gajah-gajah itu melakukan atraksi dan mengajak para pengunjung buat ikutan juga. Buat yang mau foto sama gajah boleh banget, tapi kamu harus bayar 100 THB ya. Kalau saya sih karena gajah di Indonesia juga sama aja bentuknya, jadi uangnya disimpan aja buat belanja. WQWQ.

Nonton theater tradisional
I'm number one!!

Emesh banget sih dedek anak siapaaaaa?




Beres nonton pertunjukan gajah, kami berempat emang sempat foto-foto lagi. Bener-bener manfaatin waktu banget sih. Saking keasyikan kami sampai telat buat kembali ke bis. Oke, ini pelajaran banget buat kami. Jadi kalau pergi pakai jasa tour travel gitu memang harus disiplin waktu biar semua tempat bisa dikunjungi. Karena kalau satu orang aja ngaret, jadwal selanjutnya bakalan mundur-mundur terus dan itu merugikan orang lain.


Langit ini kamuflase, realitanya udah mendung disko

Laser Buddha

Lanjut ke destinasi lainnya, yaitu Laser Buddha. Pas kami ke sini tuh udah mendung-mendung galau gitu. Dan asli, kami kayaknya di sini nggak nyampe setengah jam karena gerimis. Laser Buddha (atau yang disebut juga Khao Chi Chan) adalah objek wisata Thailand yang letaknya bersebelahan dengan Silverlake Vineyard, salah satu objek wisata populer lainnya di Thailand. Sayang aja nih pas mau ke Silverlake mau lihat kebun anggur, pas kebetulan lagi nggak panen. Nggak ada yang bisa dilihat dan hujan pula. Jadi kami cuma lewat aja. 


Sengaja nge-edit langitnya gerimis mengundang~
Yang bikin kagum adalah Laser Buddha ini merupakan persembahan rakyat untuk merayakan 50 tahun takhta Raja Bhumibol Adulyadej. Lagi-lagi ini tentang raja yang sangat dicintai oleh rakyatnya. Gambar Buddha tersebut dipahat pada tahun 1966 di dinding batu menggunakan teknologi laser. Makanya namanya Laser Buddha. Kabarnya objek Buddha ini disebut-sebut sebagai salah satu gambar Buddha terbesar di dunia lho. Mantul nggak tuh? 😎

Pattaya Floating Market

Berhubung saya udah pernah ke Lembang Floating Market - Bandung, jadi udah nggak terlalu asing sama konsep floating market kayak gini. Tapi bedanya di sini kulinerannya lebih lengkap, banyak seafood, dan babi juga ada. Menurut beberapa sumber; Pattaya Floating Market didirikan dengan konsep mempersembahkan budaya dan tradisi dari empat daerah Thailand: Utara, Selatan, Tengah, dan Timur Laut. Konsep ini memperlihatkan cara hidup orang-orang dari masing-masing daerah tersebut, aktivitas sehari-harinya dan produk-produk khas dari tiap daerah.



Mau naik perahu tapi waktunya nggak cukup. Kkk.
Di sini juga banyak banget kios-kios yang menjual berbagai produk seni ukiran kayu, tekstil, kerajinan tangan, dll. Cocok deh kalau kalian mau borong souvenir etnik-etnik di sini. 

Nggak lengkap banget rasanya kalau udah jauh-jauh ke Thailand nggak nyobain Mango Sticky Rice ter-authentic yang bukan kaleng-kaleng kan sis. Nah.. pas kebetulan di Floating Market ada yang jual. Langsung beli aja deh nggak peduli harganya mihil sekitar 50 THB yang kalau dikonversi ke rupiah itu 25 rebu coy. 


ASLI W NGGA BOHONG INI ENAK BANGET 25 REBU!
Dan setelah saya coba emang gilak enak banget rasanya! Yaa Tuhan.. baru kali ini bisa rasain Mango Sticky Rice rasanya enak banget. Di Indonesia belum ada yang rasanya kayak gini. Hahaha. Dari santan, ketan, sama mangganya semua rasanya pas. Mau deh tiap hari makan Mango Sticky Rice kalau seenak ini mah. Btw, saya sempat pengen bawa oleh-oleh mangga Thailand tapi takut menyengat lalu disita. Cemen emang mentalque.. 

Oh ya, kalau Uti sama Ifa sempet juga beli jajanan lainnya yaitu ice baby coconut alias es kelapa muda yang masih baby lagi lucu-lucunya. Harganya 70 THB sekitar 35rb. Rasanya enak, seger banget!


Kios souvernir~


Ntaps ya, Ti!
Kami pun sempat ambil beberapa foto di sini dengan mengambil latar toko-toko souvenir khas Thailand. Sejujurnya saya suka banget sama vibes-nya yang bohemian kayak gini. Cuma yang agak gengges wewangiannya aja sih. Dan baru akhirnya kita semua sadar kalau foto-foto yang kami ambil ada beberapa yang background-nya zonk (kalau kata Ifa). Saya nggak ngerasa ini zonk sih, karena itu salah satu kerajinan yang bernilai seni tinggi. Banyak banget gantungan kunci berukiran penis alat kelamin laki-laki dari yang size kecil sampai besar, dari yang terang sampai yang gelap. WKWKWKWK. Susah lho itu ngukirnya. Kita harus menghargai hasil karya-karya pengrajin di sini. 🤣😂


Kamera w mendadak burem

Art in Paradise


Hari udah mulai gelap kayaknya sih pas maghrib, tapi perjalanan kami belum berakhir. Beres di Pattaya Floating Market kami berkunjung ke Art in Paradise. Sejujurnya saya di sini udah gempor, nggak  excited lagi, bawaannya udah pengen selonjoran kaki di kamar. Faktor U sih kayaknya mah. 😅

Art in Paradise adalah sebuah galeri seni yang berisikan lukisan-lukisan yang artistik. Uniknya di Art in Paradise, Thailand adalah lukisan yang artistik ini dibuat dengan teknik 3 dimensi atau 3D, suatu teknik yang tidak mudah, melukis di tempat datar namun gambar yang di hasilkan sungguh realistis. Art in Paradise didirikan oleh seorang seniman asal Korea yaitu Jang Kyu Suk.


Monmaap ini bukan ala-ala fierce, tapi emang udah males gaya.

"Buku adalah jendela dunia"

Bintang, bintang apa yang paling indah di dunia? | Bintang di hati kamyuuu #kemudiandilemparcentongberas


Ini peliharaanku namanya ขุนแผน dari Pattaya.
Saya pernah nih sebelumnya ke tempat mirip-mirip kayak gini di Malang. Duh lupa deh namanya apa, makanya pas ke sini udah nggak aneh. Di sini lukisan-lukisannya banyak banget dan rasanya kayak pengen foto di semua lukisan. Namun apa daya kaki hamba udah lemah. Ifa sama Uti malah betah banget di sini, kayaknya mereka foto di semuanya deh. Hahaha! Untuk masuk sini, harus lepas alas kaki dulu ya. Sebenernya banyak banget foto-foto di sini, tapi saya nggak mungkin upload semua. Puyeng lihat muka sendiri.


Lihat kursi bawaannya ingin nyender.. Lilis lelah..

Sebelum pulang ke hotel, kami sempat makan malam dulu di sebuah restaurant halal namanya The Circle Halal Restaurant. Yang bikin happy adalah di sini saya nemu tom yam yang enak banget. Rasanya bener-bener seger dan isinya seafood-nya lengkap dan banyak. Kesampaian juga makan tom yam di negara asalnya uwu~

Jadi sebetulnya habis dari Art in Paradise ini ada jadwal khusus buat mereka yang mau nonton pertunjukan kabaret lady boy di Alcazar Show Pattaya. Harga tiketnya sekitar 300rban. Tapi karena saya nggak berminat buat lihat (sayang uangnya kak), alhasil saya cuma jalan-jalan di sekitar jalan raya aja, siapa tau nemu yang lucu-lucu. 😁

Alhamdulillah.. hari itu saya happy banget walau kaki pegel-pegel. Kami sampai di The Season Pattaya Hotel sekitar jam 10 malam. Saya ingin langsung review hotelnya nih, tapi takut kalian enek baca tulisan yang panjang iniiiehh. Soalnya masih ada beberapa part malam itu yang bisa diceritain keseruannya. Hmm.. postingan selanjutnya diselipin sama cerita lady boy yang saya temui di sana juga, gimana?? 😆



Cheers,

Nesa

You Might Also Like

121 comments

  1. Duh saya juga jadi mupeng ke Thailand Nes, banyak destinasi wisatanya yah? Kudu luangin waktu yang lumayan nih biar ka papay semuanya yah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banyak teh, wisata belanja, wisata kuliner, dan wisata alam.

      Hapus
  2. waaa asik banget nih beb, mango thai nya menggoda banget iiih, udah lama nggak makan mango thai hehehe, langsung nyari di gofood :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aduh pokoknya yang asli mah jauh rasanya sama yang sering kita beli di sini wkwk

      Hapus
  3. Ternyata liburan ke thailand seseru itu ya. Makin mupeng mau ke sana jadinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga bisa segera liburan ke Thailand ya mbak

      Hapus
  4. Baru tau kalo penduduk Thailand kebanyakan pria mba, btw kalo ke Thailand kayaknya bakal tergoda deh buat beauty treatmentnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kebanyakan perempuan mbak, bukan pria. Hahaha. Iya memang beauty treatmentnya mantul di sini.

      Hapus
  5. Wah pas banget nih awal tahun depan ada rencana ke bangkok sama suami, ntr ke Art in Paradise juga ahh

    BalasHapus
  6. Seru banget mba habis main ke Pattaya Thailand, senang baca tulisannya lengkap jadi berasa ke Thailand juga hehe

    BalasHapus
  7. wah perjalanan ke Thailand menyisakan banyak cerita yang sungguh sayang kalo gak dituliskan di blog ya, trus juga jadi nambah info buat yang belum pernah ke Thailand, kayak aku ini heheheh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe semoga bisa segera main ke Thailand ya teh.

      Hapus
  8. Yaampun liat tempat-tempatnya keren semua pemandangannya juga indah banget, eh aku salfok sama mango sticky rice-nya kayaknya enak banget apalagi dengan harga yang cukup murah meriah yaa hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waah kalau dibandingin sama yang ada di sini jauh pisan sama yang asli rasanya :))

      Hapus
  9. Ya ampun seru banget liburannya, btw gak takut ya beb pegang sarang lebah kalo aku udh gemeteran kali tuh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahhaa nggak takut dong, kan ada yang jagain :))

      Hapus
  10. aku ga ke sana semua kecuali Big Bee Farm keknya semuanya kudu ke sana ya kakah :D wong madu di INdonesia aja banyak kok makanya aku menghargai beli minumannya aja :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku malah nggak beli apa-apa di Bee Farm, karena udah kepengen belanja fashion aja. :))

      Hapus
  11. Asyik banget jalan2 ke thailand yah! Udah lama banget terakhir ke sana, itu pun ke Phuket aja haha.. Jadi pengen ke sana lagi

    BalasHapus
  12. Thailand memang kece banget yah...aku belom pernah ke Thailand sebelom nya..pengen kesana juga..apalgi ke Pattaya...mau banget

    BalasHapus
  13. Laser Buddha, aku penasaran di bagian itu. Tahun 1966 udah ada teknologi laser ya buat gambar2 di dinding? Btw ini asyik banget travelling guidenya pake basa Indo.

    BalasHapus
    Balasan
    1. CMIIW.. Mungkin kalau dulu belum, cuma makin berganti tahun makin canggih teknologi makanya diperbaharui terus mbak.

      Hapus
  14. Yaah syedih deh pas ke Bangkok nggak sempat mampir sini. Kayaknya mau nyempetin ah kalau ke Thailand lagi. Mba, bisikin itu per hari jasa tour berapa? Makasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah ini aku paket mbak tournya udah sekalian 3 hari. Pakai jasa tour travel. Hehe.

      Hapus
  15. ahaha beneran segitu enaknya beb itu si stiky mango rice? aku sampe pelototin gitu, karena aku malah gak mau nyoba pas disodorin menu itu, kebayangnya aneh. jadi penasaran hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, rasanya jauh sama mango sticky rice yang ada di sini banyak yang KW. Wkwkwk.

      Hapus
  16. Seneng bangetttt bisa travelling ke Thailand, mbaak!! Ke Pattaya pula.
    Hope one day aku bisa ke sana juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa kok mbak, semoga bisa main ke Thailand ya.

      Hapus
  17. Nesa iih...seru banget perjalanannya.
    Berani banget Nesa...pegang sarang lebah. Mereka gakkan berontak gitu..?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Enggak kok, mereka udah jinak. Sering ketemu turis soalnya udah dilatih. Wkwk.

      Hapus
  18. aku juga pengen banget main ke thailand dan mampir ke nong nooch.. harus ngumpulin duit dulu niih XD

    BalasHapus
  19. ajegileeeee seharian aja banyak banget destinasi yang dikunjungin. deket-deket ya daerah wisatanya? budgetnya berapa kak ke thailand?

    Eniwei yang lebah madu juga ada di Indonesia cmn emang nggak digarap kek gitu. Coba di Indonesia digarap kayak gitu, siapa tau bisa nambah penghasilan devisa. Kujadi penasaran, kalau jadi turis Indonesia bakal dibawa ke mana aja, hihihiii

    BalasHapus
    Balasan
    1. Budget tour sama jajan dan belanja sekitar 6-7 jtan/orang kak.

      Nah iya aku pun penasaran kalau turis luar ke Indonesia bakalan diajak ke mana aja. Tapi emang nggak akan jauh-jauh macam gini sih kerjasama dengan pemerintah daerah dan pengusaha.

      Hapus
  20. Saya kok jadi gagal fokus sama keterangan Thailand itu kekurangan laki-laki. Hehehe...
    Etapi di Thailand juga ada pemeluk agama Islam, dan atau Kristen kan?

    BalasHapus
  21. Yaampun aku juga pgn bgt ke thailand:(((( rasanya pgn seger kesana setelah liat postingan ini huhu jd pgn nyobain sendiri

    BalasHapus
  22. Daku pingin nyengir caption yang tertulis di bagian lebah, "hatchi" kan jadi teringat sama kartun lebah kecil ini di RTV, hihi, soalnya pernah nonton bareng ponakan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha memang Hatchi ini terngiang-ngiang sekaliii

      Hapus
  23. Ternyata Thailand tak seburuk yang aku bayangkan ya, hihihi aduh maafkan ya. Bagus bagus tempat yang udah didatengin, bikin aku mupeng juga nih kak. pengen ke bee farm juga, pengen liat ketemu lebah raksasa hihihi btw asli ngakak aku, aduh aku catet deh jangan bilang kue ya kak wkwkwk very weird.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha! Banyak tempat bagus di sana yang wajib di explore lho.

      Hapus
  24. Wah memang floting market adalah destinasi yg harus dikunjungi banyak banget artis korea kesana karena mangga mereka enak banget, wisht list for trip ah 😁

    BalasHapus
  25. Aduh, kayaknya seru banget ya mbak. Banyak spot foto yang bagus juga. Kukira Thailand spotnya bakal biasa aja ternyata banyak juga yg bagus.
    Btw aku udah follow blog mbak, follow back ya mbak

    BalasHapus
  26. Seru banget beeeb bisa main ke Thailand, tempat wisatanya cantik2 yaaa, semoga kapan2 aku juga bisa main ke sana dan explore tempat wisata yg cantik2, sekaligus nambah pengetahuan juga :)

    BalasHapus
  27. Mbak, fotonya bagus-bagus deh. Aku belum pernah nih ke Thailand, penasaran banget pengen traveling ke sana. Oya mbak, aku tergelitik dengan pernyataan "Thailand kekurangan laki-laki karena banyak yang jadi biksu dan.. lady boy" :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi makasih mbak. Tapi emang bener sih kekurangan laki-laki karena banyak yang jadi lady boy. Tapi nggak semua lady boy itu beneran mau begitu kok. Karena banyak juga dari mereka berasal dari keluarga miskin dan terpaksa jadi lady boy buat mendapatkan uang. CMIIW, bayaran jadi lady boy itu besar. Hehe.

      Hapus
  28. Banyak juga yang dikunjungi dalam sehari ya. Tips madunya bermanfaat sekaliiii, terima kasih. Dan bikin penasaran pengen nyobain Mango Sticky Rice dan Tom Yam di negara aslinya nih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banyak mbak, sampai encok pinggang nih. Hahaha. Iyaa aku pun pengen kulineran lagi di sana. Semoga nanti ada rejekinya. Aamiin.

      Hapus
  29. Seru banget ya Mbak tripnya.
    Pergi bareng teman dan ikut jadwal tur itu emang kudu disiplin yaahh. Padahal pasti pengen banget kan ya puas2in foto2 di setiap spot biar bisa nambah stock kan ya. Penasaran deh saya ama ratu lebah itu cam mana, hihihih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul harus disiplin biar waktunya nggak terbuang aja gitu mbak. Lhaa aku pun yang ada di sana nggak tau ratu lebah itu yang mana mbak. Hahaha!

      Hapus
  30. Waah Thailand juga negara impian ku banget😍 aku juga penasaran sama kultur di sana, selama ini cuma liat series dan film nya aja. Semoga nanti aku bisa ke sana deh. Hehe

    BalasHapus
  31. ya ampun jadi kangen thailand.. makasi ya ulasan tentang Pattaya yang bukan pantai.. haha soalnya aku tuh pasti liat blog tentang Pattaya bahasnya pantai.. Seru banget jadi bisa tau karakter madu asli sm campuran. Jadi pengen ke Pattaya segera sama misua hihiii

    BalasHapus
    Balasan
    1. Padahal ini karena aku nggak sempat ke pantainya aja sih mbak pas di sana hahaha

      Hapus
  32. 18 jenis kelamin? Perempuan, laki-laki, lady boy? Trus apa lagiii? Haha. Seru bangeet. Jadi pengen explore Pattaya juga kalau ada rejeki. Tapi ya kesian sih, sampe kekurangan laki-laki gitu ya, hiks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha aduh panjang kalau dijelasin di sini mbak, udah banyak artikel yang bahas kok ttg jenis kelamin di sana. Hahaha. Semoga ada rejekinya biar bisa ke sana ya.

      Hapus
  33. Rajin nih neng NEsa ama Neng fia ikut tour, aku dulu membolang tak tentu arah, wkwwk. Foto2nya baguus :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha, baru sekali ikut tour kok Mbak. Kenalan dulu gitu. Kalau udah kenal nanti bisa balik lagi ke sini sendiri kan. Hehe.

      Hapus
  34. Asyiknya kalau jalan-jalannya sembari dapat pengetahuan baru seperti ini.
    Btw, iya ya, kisah tentang raja yang begitu dicintai rakyatnya bisa sampai bikin orang dari luar kerajaan pengen berkunjung.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa. Bener-bener salut banget aku sama Raja Thailand yang dulu.

      Hapus
  35. Daku belum pernah ke Pattayaaaaa hiks hiks
    Semoga thn depan deh, bisa main2 ke sini ama kluarga.
    Bakal seru buangeeettt yak
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    BalasHapus
  36. Ah iya, aku kenal film Thailand itu juga film horor. Jaman tayang di tv. Aku sih penasaran sama pertanian mereka bisa menghasilkan jambu bangkok dll. Trus kulinernya juga menggoda banget.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama mbak aku pun penasaran, memang pertanian di sana subur banget sih. Buah sama sayurnya segar-segar.

      Hapus
  37. Seru banget ya jalan2nya. Nong noochnya cantiikkk.. Dan atraksi gajahnya pasti kece deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak Nong nooch cantik banget. Aku belum puas main di sana. Harus balik lagii..

      Hapus
  38. Seru banget ngetrip bareng sahabat ya, aku dulu bareng sahabat-sahabat para bakul buku, selain main ke tempat wisata, tujuannya ke book fair juga hihi..

    BalasHapus
  39. Kayaknya memang kudu balik ke sana lagi ya Nesa, beberapa tempat tampaknya disambangi dengan waktu yang terbatas. Jadi kayak buru-buru gitu. Padahal bagus bagus semuuuuaaa...
    Oya, mango sticky rice-nya bedanya gimana sih dengan yang dijual di Indonesia? Itu ketan gurih yang di atasnya dikasih mangga kan? Yang membedakan apanya? Penasaran banget ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha iya mbak, resiko pakai tour ya. Beda rasa, dari mangganya juga udah beda. Kalau mangga thailand itu emang pucat-pucat kulitnya tapi rasanya tuh manis dan ada sensasi yang nyegerin pas masuk ke dalam mulut. Hahaha! Sama siraman santannya juga beda mbak, kalau yang di sini jadi kayak vla pudding. Heu.

      Hapus
  40. meski rasanya aneh, madu propolis kaya manfaat ya kak. duh pengen deh coba aneka macam madu karena mengandung banyak macam aneka sari bunga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul banyak manfaatnya. Tapi memang belum terbiasa sama rasanya mbak. Hehe.

      Hapus
  41. Waaa..senangnya mba, akhirnya bisa beneran menginjakkan kaki di Thailand.. Haa!? Serius mba, 18 jenis kelamin..? apa aja itu mba..trus ngeliatnya dari apa... Klo di Indonesia kan "itu" yang jadi patokan pembagian jenis kelamin...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Serius mbak 18 jenis kelamin. Pembagiannya bisa googling aja ya soalnya udah banyak yang bahas. Dan pasti bakalan takjub sih. :))

      Hapus
  42. banyak tempat wisata kece di Pattaya yang bisa dieksplor ya, seru sekali di sana, panas banget juga kali heheh.. makan kuliner apa aja di sana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak banyak wisata kuliner sih teh, karena pakai tour makanan udah disediakan. Paling kemarin sempat jajan mango sticky rice sama thai tea yang otentik banget rasanya. Hehe.

      Hapus
  43. Ada temanku yang suka banget sama Pattaya. Tujuannya ke Thailand mesti lama di sana. Baca reviewmu serasa ikut menikmati tiap tempatnya, jadi pengen ke Thailand. Baru sekali, dan udah lama banget.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe, makasih mbak. Aku belum puas nih ke Pattaya, belum ke pantainya. Ingin banget balik lagi.

      Hapus
  44. Wuaaah Thailand jg salah satu negara wishlist aku, banyak jg yabtempat wisatanya.
    Itu pas foto sama lebah, aku auto geli tua gak? :))
    Dan disana ada floating market juga toh, sama kayak Bandung ya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak geli karena ngeliatnya keseringan kali ya pas kemarin haha. Iya floating marketnya mirip sama yang di Bandung.

      Hapus
  45. Jadi penasaran pengin ke Thailand mbak, coba mbak kalau ada waktu di share pengeluaran buat kesana..
    Hehehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Totalnya sekitar 6-7jtaan sendiri di sana ya mbak, udah sama paket tour dan belanja-belanja. Hehe.

      Hapus
  46. wah manggo sticky rice nya seolah olah memanggilku... Seru juga ya jalan-jalan ke pattaya selain pantainya, masih ada tempat lain seperti tempat madu itu, semoga bisa segera kesana deh hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul.. banyak banget tempat menarik di Pattaya. Aku aja malah nggak sempat ke pantainya. Haha!

      Hapus
  47. Aku Juga kpingn bngt kesana teh, btw temenku Ada yg kerja di Circle Halal Restaurant. Dia bilang Tom Yamnya bener bngt juara

    BalasHapus
  48. Beberapa kali aku nonton drma Thailand juga, walaupun ringan tapi beda bener banget. Thainad jadi negara selanjutnya yang masuk list travelling sama keluarga semoga segera terwujud. Raja Thalinad mendapatkan tempat di hati seluruh rakyatnya ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa, drama Thailand ini jadi tontonan suasan baru ya mbak, ceritanya selalu menarik.
      Jujur aku pun kagum sama alm Raja Thailand yang dulu.

      Hapus
  49. aduh ngiri to the max dengan lokasi-lokasi yang dikunjungi. Somoga bisa main-main ke sana juga. Cuma ya itu, harus bawa krucil..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bawa krucil masih oke mbak kalau destinasinya ini. Kalau malam mending tidur aja jangan keluar di Pattaya mah. Wkwk.

      Hapus
  50. Lengkap banget cerita jalan-jalannya. Waktu mules di Nong Nooch Tropical Garden pasti jadi sesuatu yang akan dikenang selamanya, ya. Hihi, nggak kebayang deh gimana kalau sampai ketinggalan rombongan. Dan itu gajahnya mengapa lucu sekali, sih, pakai rok tutu segala. Gemasshhh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha! Sesuatu banget mbak di Nong Nooch itu. Tapi aku pengen balik lagi sih karena belum semua tamannya disinggahi.

      Hapus
  51. Beberapa waktu lalu sempat ke Thailand juga, cuman ga ke Pattaya. Next pengen balik lagi ah.

    BalasHapus
  52. Waktu ke bangkok saya baru ke hatyainya belum sampe ke pataya. Kali aja nanti yang kedua kalinya ke bangkok bisa ngeliat ratu lebah yg sudah pakai bulu mata extention dan mahkota penuh berlian di bee farm hahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha, semoga ya mbak segera bisa ketemu ratu lebah extension :))

      Hapus
  53. Seru Pattaya ya Kak
    Aku Juni lalu ke Bangkok dan hampir mirip destinasinyanya
    Ada peternakan lebah dan floating market juga.
    Ku makan sticky ricenya juga, 25 rb, dan mantap jiwa.
    Memang ya Thailand bisa mengemas wisata yang boasa jadi warbiyasa. Mesti belakar tuh Indonesia, padahal kita punya banyak yang lebih indah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyess mbak, sampai aku pun ingin balik lagi ke Thailand karena kurang puas. Pengen gitu semingguan di sana.

      Hapus
  54. Mango sticky ricenya bikin penasaraaaaaannn

    BalasHapus
  55. jalan2 itu asyik ya, banyak melihat tempat yang indah

    BalasHapus
  56. yang bikin aku oenbasaran ke Thailand itu adalah makan Tom Yum langsung yang dibuat oleh orang Thailand sama liat gajah asli Thailand langsung, keren ih perjalanan kalian

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah itu juga aku nemu yang enak mbak, asli seger banget rasanya tom yum asli Thailand.

      Hapus
  57. Penjelasan yang begitu detail sekali, cocok sekali ini buat saya yang akan ke Thailand.

    btw, madunya lezat banget itu pasti :)

    BalasHapus
  58. Seru banget mbaa tripnya ke Thailand, btw ini pake paket trip gitu ya mba?? Kayaknya asyiik banget deh lihat tempat-tempatnya, jadi mupeng kaaan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul pakai travel mbak, sengaja 1st time biar semua tempat bisa kesinggahi.

      Hapus
  59. Bismillah... Semoga saya bisa traveling ke Thailand dan bisa melakukan banyak hal disana

    BalasHapus
  60. Pengen banget ke tamannya Nes, tapi yang lama panas ga yah heheu tfs yahhh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku pun pengen balik lagi. Panas mah pasti atuh wkwk.

      Hapus
  61. Iyaa bener banget. Kayaknya kalau ke Nong Nooch tuh harus seharian mbak dan nggak pake tour pastinya biar puas. Wkwk.

    BalasHapus

Hi, thank you so much for stopping by. Let's connected!

- nesa -

Twitter

Instagram

Facebook Fanpage

Subscribe