Singapore Trip Day 3 (End): Rebutan Baju di Orchard!

Desember 11, 2018

Larasatinesa.com - Berhubung tahun 2018 mau habis bentar lagi, dan cerita traveling lainnya udah numpuk di draft, saya mau lanjutin cerita lagi selama di Singapura di hari ketiga. Masih dengan formasi sama; ada saya, Mbak Anggi, dan Kak Muthia. Di hari ketiga ini kami mau mengunjungi beberapa tempat yang merupakan icon-icon dari Singapura; Marina Bay Sands, Garden by the Bay, Orchard Road, dan Merlion Park. 


Marina Bay Sands Hotel Singapore
Sebenarnya di hari ketiga ini, pagi harinya kami udah check out dari Min Wah Hotel. Yes, hari itu adalah hari terakhir kami jalan-jalan di Singapura. Kalau Kak Muthia malamnya udah harus balik ke Indonesia, sedangkan saya dan Mbak Anggi baru pulang besok pagi, karena kami mau agak santai dan menginap dulu di T4 Changi Airport.

Perjalanan hari ini dimulai dari nitipin tas-tas bawaan kami ke pemilik hotel. Dengan senang hati  uncle pemilik hotel suruh kami taruh barang-barang ke sebuah ruangan yang aman. Untuk menuju ke Marina Bay Sands kami naik bus lagi biar langsung sampai dan nggak muter-muter lagi kayak naik MRT. Oh ya, kami waktu itu nggak sempat sarapan, rencana sih mau cari pas di sana aja. 

Gagal candid di halte dekat Marina Bay. Terlalu tegang mukanya. Sebelah w itu Kak Muthia ya. Hahaha!
Mohon maaf nih pemirsa, saya lupa bus menuju Marina Bay Sands-nya nomor berapa, seingat saya waktu itu dua kali naik bus dilanjut jalan kaki untuk sampai sana. Sempat transit di halte dekat Marina Bay, kemudian saya naik lagi dan sampailah saya dan teman-teman di tempat kunjungan pertama; Mall Marina Bay Sands.

Jajan di Mall Orang Kaya: The Shoppes at Marina Bay Sands
Lilis sekarang soedah kayah rayah 😂
Mall ini terletak satu area dengan Marina Bay Sands di 10 Bayfront Ave. Sumpah, ngerasa jadi rakyat jelata banget waktu jalan-jalan di sini karena Mall-nya super mewah. Sebelum ke Marina Bay Sands, kita mau cari makan dulu buat ganjel perut. Tapi setelah dilihat-lihat harga menu di restonya mahal-mahal bok! Makanan paling murah sekitar 8-10 SGD, yang porsinya pun entah segimana. Setelah muter-muter, saya dan teman-teman nemu Sevel (Seven Eleven) sang penyelamat. Saya pun akhirnya membeli onigiri + roti dan langsung makan selama perjalanan menuju Marina Bay Sands. Nggak kurang greget gimana nih ke Mall cuma butuh ke Sevelnya doang. 🤣


Jangan lupa mengucap salam ketika sudah sampai~

Daleman Mall nya kayak gini~
Oh ya, sempet kaget ada sales toko kosmetik orang India yang nyamperin saya kasih sample produknya sambil bilang: " Hai, dari Indonesia? Raffi Ahmad, Ayu Ting-Ting, Olla Ramlan, customer kita lho!"

LHO KOK NGGAK NYEBUTIN BININYA RAFFI AHMAD JUGA???

TAHAN NES.. 

JANGAN GHIBAHIN ARTIS.. 

TAHAN..

Habis makan, kami menuju pintu keluar Mall untuk ambil beberapa foto dengan latar Marina Bay Sands si hotel mewah yang jadi icon negeri singa ini, nganu.. yang rate kamarnya semalam mulai dari (((399 SGD aja))). Sayang banget kemarin cuaca Singapura lagi mendung, jadi harus gerak cepat foto-foto sebelum hujan. Dari sini ada lift menuju bagian teras atas Marina Bay Sands yang disitu kita bisa melihat pemandangan Garden By The Bay yang nggak jauh dari situ, yaitu di 18 Marina Gardens Dr. Jadi guys, karena keterbatasan waktu saya nggak sempat explore ke Garden By The Bay ini, soalnya masih ada beberapa tempat untuk dikunjungi. Semoga nanti saya bisa balik lagi dan seharian bisa explore Garden By The Bay, sekarang foto dari jauh aja dulu deh.

Bener aja dong, beres foto-foto langsung hujan angin besar. Gilak anginnya mengerikan pisan, payung Mbak Anggi sampai terbang-terbang. Kami pun berteduh di sekitar lift bersama turis lainnya. Memang ada faedahnya juga kami beli payung 3 biji seharga 12 SGD di Little India ya, ukhti.

Setelah hujan reda, kami pun mengakhiri foto-foto di sini dan bergegas masuk ke lobby Marina Bay Sands untuk numpang pipis di toilet mewahnya (yang tentunya nggak ada semprotan buat cebokan), lalu lanjut ke destinasi berikutnya yaitu Orchard Rd menggunakan MRT. Saya dan Mbak Anggi harus berpisah dengan Kak Muthia di stasiun MRT saat itu, karena Kak Mut akan pulang dan melanjutkan MRT menuju Changi Airport.


Lobby Marina Bay Sands

Garden By The Bay

Beloman siap, woy! 🤣

Wefie bersama mamtir 😁

Rebutan Baju sama Mbak-Mbak Filipina di Orchard
Pasti kamu udah nggak pada asing kan sama Jalan Orchard alias Orchard Road. Menurut sumber; Jalan Orchard (Orchard Road) yang mempunyai arti jalan kebun buah adalah sebuah jalan di Singapura yang merupakan pusat retail dan hiburan. Jalan ini merupakan tempat yang menarik  para wisatawan dari seluruh dunia.


Nungguin angkot Dago-Riung Bandung
Saya sampai di Orchard ketika siang hari. Alhamdulillah cuaca cerah, tapi perut meronta udah lapar lagi. Haha. Saya dan Mbak Anggi menuju Lucky Plaza (Mall yang banyak menjual barang dari Filipina) untuk mencari foodcourt. Saya ingat hari itu hari Minggu, dimana para tenaga kerja wanita yang ada di seantero Singapura sedang off day. Gilak ini Mall penuh sama mbak-mbak Filipina yang lagi kongkow sama teman-teman seperjuangan. Literally penuh kayak bubaran pegawai pabrik, dan kita sampai bingung nggak tahu harus makan dimana lagi. 

Sampai akhirnya kami menyerah di depan resto fast food JolliBee (yang antriannya panjang banget) dan langsung pesan paket ayam spicy dan nasi. Nggak nyangka pedesnya nyetrum, beda banget sama chicken spicy-nya MCD. Hahaha!

Jangan lupa yha sis, buat mampir ke Watson Lucky Plaza juga barangkali ada skincare yang lagi diskon, kayak saya kemarin belanja tipis-tipis dapat cairan softlens 5 SGD / 3 pcs. Kkkk. 

Ternyata di Singapura ada Borma
Di Orchard saya sempat beli jastip beberapa cokelat dan juga beli baju. Gara-gara Mbak Anggi nih ngajakin ke sebuah toko yang dulu pernah dia kunjungi bareng Mama-nya buat belanja baju. Dan bener aja, bajunya murah meriah dan bagus. Saya nggak ngerti juga ini toko memang selalu sale atau gimana, soalnya kemarin pas lagi ada sale 3 pcs cuma 10 SGD. Saya langsung muterin semua rak baju yang sale buat lihat-lihat barangkali ada yang cucok. Makin lama makin banyak orang, saya pun bertekad; pokoknya saya harus dapet baju yang bagus. Sampai akhirnya saya menemukan rok tutu 7/8 lucu banget warna navy, lalu kemudian saya malah taruh lagi dan muter lagi ngarep dapat yang lebih unyu, dan nggak lama kemudian ada mbak-mbak Filipina yang pegang rok itu, saya yang merhatiin dari kejauhan mendadak menyesal karena nggak langsung ambil aja! Setelah saya jampe-jampe dalam hati 😂, akhirnya si mbaknya nggak jadi ambil rok itu, dengan sigap saya langsung ambil itu rok lagi. 

AKHIRNYA ROK TERSEBUT MENJADI MILIK LILIS SEORANG. KALYAN JANGAN COBA-COBA MENGAMBILNYA DARIQUE. MWAHAHAHA!  

Saya nggak banyak keluar masuk pusat perbelanjaan yang ada di sini, karena banyak banget. Jadi saya memutuskan jalan-jalan menelusuri Orchard di luar sambil foto-foto tentunya.  Jalan-jalan sepanjang Orchard Rd di waktu hari Minggu kayak gini, kalian akan lihat pemandangan mbak-mbak Filipina yang nongkrong depan Mall dan di lorong-lorong di pinggiran jalan Orchard pakai karpet/tikar macam piknik. Banyak banget kegiatan yang mereka lakukan; ada yang lagi tali kasih, arisan, ghibah, sampai.. kerokan. 

IYE, ASLIK KEROKAN DI PINGGIR JALAN.

PS: Kerokannya nggak sampai buka baju ya, mbak-mbak ini kan style-nya hampir semua pakai tank top, jadi temennya gampang buat ngerokin karena tinggal balik badan doang. Monmaap nggak tega mau fotoinnya.


Nganu mbak, auratnya kelihatan.. Maaf sekadar mengingatkan 🙂

Jangan kesini, banyak setannya.

Sunday Afternoon~


Di depan brand yang pernah menjadikan yangku Ben Barnes sebagai Brand Ambassador-nya.


Ngee Ann City, Orchard Road

Sebagai bukti beneran di Orchard. 😂
Waktu udah menunjukkan jam 3 sore, saya ingat kalau saya belum sholat dzuhur dan ini sudah masuk ashar. Seperti yang kita ketahui, di Singapura nggak diperbolehkan adzan menggunakan pengeras suara. Jadi saya hidupin alarm sendiri dari hp untuk tahu waktu sholat. Beruntungnya nih, ada satu masjid yang nggak jauh dari Orchard, yaitu Masjid Al Falah yang terletak di bangunan komersial di Bidefort Road No. 15. Dari luar memang nggak tampak seperti masjid pada umumnya, malah lebih kelihatan kayak pertokoan. Pintu masuk wanita dan pria dipisahkan, dan masjidnya terletak di lantai atas. Masjidnya rapi, tampak tenang, toiletnya bersih, ada shofa buat istirahat, dan menyediakan mukena bagi yang tidak membawa. Kebetulan saya melihat beberapa rombongan Ibu-Ibu rempong yang berisik banget waktu itu. Udah dipastikan mereka adalah orang Indonesia. Hahaha! Review lengkap tentang Masjid Al - Falah bisa lihat di blognya Mbak Anggi.


Bangunan Masjid tidak seperti pada umumnya.
Sebelum melanjutkan perjalanan menuju Merlion Park, ternyata saya dapat serangan mulas efek dari makan Jollibee pedas tadi langsung berasa. Asli pas sampai di stasiun MRT udah diujung tanduk. Akhirnya saya bilang ke Mbak Anggi mau minta ditungguin dulu buat cari toilet. Hamdalah rejeki anak sholehah.. disaat lagi kebelet gini, saya menemukan toilet yang ada semprotan cebokannya. Sungguh ini adalah sebuah berkah dari yang Maha Kuasa. 

  
Merlion Oh.. Merlion!
Sebetulnya saya udah tahu sih ada gosip yang bilang kalau Merlion lagi di renovasi saat  saya di sana. Saya sih nggak percaya sebelum lihat langsung dengan mata kepala sendiri. #NesaAnakYangKekeuh

Turun dari MRT Raffles Place, saya jalan kaki menyusuri beberapa tempat sekitar; Merlion, Cavenagh Bridge, Fullerton Hotel, Victoria Museum, dan Singapore River.

Singapore Bridge
Kali ini saya emang kudu legowo, menerima kenyataan bahwa Merlion emang lagi di renovasi menyambut Imlek. Rasanya tuh sakit tapi nggak berdarah. 😭 Saya hanya bisa melihat terpal biru yang menutupi Merlion. Ke Singapura tapi nggak foto sama Merlion itu kayak bukan ke Singapura. Sebenernya ada juga Merlion versi kecil di sekitar situ yang ramai difoto orang-orang, daripada nggak ada banget kali ya. Ah apaan nggak asik kalau bukan yang asli mah😭


Merlion: "Why people do this to me? Please help me, Nesa! "
Me: " FOR THE SAKE OF YOUR FUTURE, MER.. 🙂 "
JADI ELO YANG SOK-SOK JADI MERLION. NGACA DONG, ELO TUH KW! HIH. 😑
Untuk menghibur hati yang galau karena nggak rejeki ketemu Merlion, baliknya saya beli es potongnya uncle yang terlihat udah mau pulang, harga es potong + wafer 1 SGD, es potong + roti 1.20 SGD. Saya makan es potong sambil duduk santai di taman Victoria Museum dengan pemandangan Singapore River. Adem banget sih di sini waktu itu, apalagi ditemenin sama burung-burung merpati. Padahal hari udah menunjukkan jam 6 sore, tapi langit masih cerah.


Victoria Park


Mampir dulu ke kampusque yuk 🤭| Victoria Theatre Hall

Es potong uncle, super love! ❤️

Ternyata burung merpati di Singapura sama aja kayak burung merpati Indonesia. #MenurutNgana 🤣

The Fullerton Hotel

Adem e rek..

Raray hinyai squad
Sudah puas jalan-jalan seharian, saya dan Mbak Anggi kembali ke hotel untuk ambil barang-barang dan menuju Changi Airport untuk bermalam. Oh ya, saya sempat beli bekal makan malam dulu di stasiun Al-Juneid buat di bandara. Untuk sampai di T4 Changi Airport, kami menggunakan shuttle bus dari T3. Kenapa nggak ke T4 langsung aja sih Nes? Itu karena saya harus menukarkan STP (Singapore Tourist Pass) dengan uang deposit saya 10 SGD yang ada di T3. Lumayan kan bisa dipakai buat sarapan besoknya. 😁

See you, Al Juneid Station! 🤗

Mie goreng + Ayam = B aja.

Baca Juga: Singapore Trip Day 1: Belanja Oleh-Oleh Duluan!


Kesimpulan saya Selama Traveling ke Singapura
1. Singapura ini negara kecil yang tertata rapi dan punya bandara internasional yang super keren. Banyak sekali sudut jalan dan bangunan-bangunan yang instagram-able. Even lo cuma foto di jalan raya dekat lampu merah aja udah gemas!



2. Semua ras dan budaya hidup berdampingan dengan rukun di Singapura. Toleransi di sini tinggi sekali walaupun negara ini dikenal "Selfish". Entah kenapa, damai aja gitu selama berada di sini. Padahal saya menginap di kawasan red district, tapi saya ngerasa aman mau pulang malam jam berapa pun.

3. Bring a lot of tissue basah is a must!

4. Kalau kemana-mana naik bus dan kamu mau turun di halte yang dituju, wajib pencet tombol "Stop", karena nggak semua bus berhenti ditiap halte.

5. SEBELUM KE SINGAPURA, MOHON DIPERHATIKAN JADWAL RENOVASI PATUNG MERLION. KAYAK SAYA NGENES KAN JADINYA TUH. APALAH ARTINYA KE SINGAPURA TAPI NGGAK FOTO SAMA MBAK MER. 😥

6. Diantara semua makanan yang ada di Singapura, lidah saya cuma berasa waktu makan nasi briyani doang. Yang lainnya B aja. 

7. Mustafa Center adalah surga bagique.

8. Beli baju murah ke Lucky Plaza di Orchard, dan lebih baik jangan pas hari Minggu belanjanya.

9. Jangan lupa jajan es potong di Singapura. Sebenernya banyak yang jual, apalagi di Orchard. Tapi view jajan es potong paling mantul di sekitar Victoria Museum, karena bisa leyeh-leyeh sambil  ngadem lihat Singapore River.

10. Kalau ditanya mau balik lagi atau nggak ke Singapura, jawabannya mau banget karena masih banyak tempat-tempat yang belum sempat saya kunjungi termasuk staycation di Marina Bay Sands, asal.. ada uangnya, ada yang bayarin kayak kemarin, dan ada partner-nya.. #TRIMS

Sampai ketemu lagi di cerita traveling berikutnya. Semoga yang baca tulisan ini dan belum pernah ke Singapura, segera dicukupkan rejekinya buat jalan-jalan ke Singapura, ya!

Baca juga: Singapore Trip Day 2: Jalan Kaki ke Sentosa Island

Terima kasih saya ucapkan kepada Ibuk Winda selaku manaher saya, yang sudah membuatkan ini; "Anggap aja ini foto sama Merlion, Lis!"
BHAIQUE.

Cheers,
Nesa

You Might Also Like

73 comments

  1. Terkagum2 sama suasananya yg asri dan bersiiiih

    BalasHapus
  2. Mbak Lilis, makasih Backlink nya ^^

    ANW Mer itu Mas deh bukan Mbak *sotoy XD

    Foto mbak kerokan kok ga ada wkwkwkkwkwk, ANW next time cobain nginep deket mustafa aja biar belanja ga rempong karena buka 24 jam wkwkwkwk...waktu lainnya kita bsia fokus ke tempat lain, Garden by The Bay emang kudu keluarin duid buat bayar mobil keliling biar kita ga kecapekan wkwkwkwkk....dan di The Shoppes Marina ada banyak makanan halal dengan harga 6-8SGD aja *kayaknya LOL

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku maunya Mbak Mer :)))

      Kuy mbak ntar nginepnya deket Mustafa aja biar kalau ada yang kelupaan beli skincarenya gampang tinggal jalan kaki hahaha

      Hapus
  3. Such a whole new world wlpun negara tetangga, klo ngeliat foto2 liburan d Spore udh kayak ngeliat lagi di galaksi manaaa gt deh hehe. *Dan convenience store emang slaluuu jd penyelamat :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Even cuma di jalan raya aja udah kayak dimana, emang rapi banget negaranya! :D

      Hapus
  4. baru tahu kalo patung mer direnovasi. jadi harus cari tahu dulu ya biar nanti bisa foto huuu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, jadi sebelum ke SG perhatiin tanggal renovasi merlion dulu biar nggak menyesal kak

      Hapus
  5. Wah... Seru banget Mbak.
    Saya aamiinkan do'anya.

    BalasHapus
  6. Wahaha di Singapura ada isetan juga yaa. Pengen euy ke Singapur, sama panas nya juga ga yah kayak di KL?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena udah ke KL, aku sekarang bisa bandingin panasnya. Lebih panas KL kemana-mana hahhaa

      Hapus
  7. aww... kerokan di pinggir jalan, bisaan ya. hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Udah parah banget keknya masuk anginnya hahaha

      Hapus
  8. Ahhhh baca tulisannya keren banget dan jadi ngebayangin suasana disana kaya apa.. huaaah kapan yah beneran bisa jalan ke singapur.. duh pasport bener2 unfaedah nih belum pernah sama sekali keluar nagreg.. makasi lilis say buat tips selama di singapurnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wahaha, ayo teh rencanakan ke SG, mumpung lagi banyak promo tiket pesawat nih :))

      Hapus
  9. Kayanya jalan jalannya happy dan puas banget..duhh inginnya liburan huhu

    BalasHapus
  10. udah hari terakhir aja masih seru gitu, pengen juga bisa jalan jalan kesanaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga segera bisa jalan-jalan ke SG ya teh :)

      Hapus
  11. Aku langsung salfok sama es potongnya. Suamiku bilang, enak bangeeeet. Aku sampe jadi kacapangan deh. Kalo ke Singapura pengen nyari itu es potong. Seenak apa sih?! Hahahaha...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Minta suaminya ajak-ajak dong teh kalau ke Singapore, jangan sendirian mulu hahaha

      Hapus
  12. Walaupun artikelnya panjang tapi sangat ngehibur dan informatif! Pokonya ga bosen baca tiap detailnya

    BalasHapus
  13. Hahahahhaa aku suka baca blognya. Lucuuuu. N aku sukaaaaa bgt tone fotonya. Nice mba. Btw ada nasi2 Indonesia di Lucky Plaza mba. Trs biasanya di iSetan sepatu tepleknya mursidah dan enak dipake dan awetttts

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi makasih Mba Roos, sayangnya aku nggak sempat eksplor banyak makanan Indonesia di Lucky Plaza, tapi kalau nggak salah aku nemu Ayam Penyet Ria deh di sana. ISetan juga cuma lewat doang :))

      Hapus
  14. Hahhaah ngakak bacanya btw pengen banget ke Garden By the bay makasih ya highlight nya semoga bisa ajak keluarga pelesir kesana juga hehhe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, semoga bisa jalan-jalan ke SG sekeluarga ya mamski

      Hapus
  15. Aku tadi maleeeeemmm habis ngimpi ke singapore. Mimpinya mentok beli sim card sama stp. Huhu sedih akutu. Jadi makin kangen.......

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kuy lah Ca ke SG lagi, jangan kek orang susah :)))

      Hapus
  16. Aku terfokus sama pedagang kosmetik indianya #eh

    BalasHapus
  17. Semoga bisa trip ke singapura juga kaya kaka cantik ini �� �� ku ingin sekali kesanaa.. Semoga ada rezeki nya, ada teman trip nya, kalo bisa juga sih ada yg bayarin a.k.a gratisss..ya kan kaaa �� hehehhe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha aamiin, aku juga suka yang gratisan :))

      Hapus
  18. Teeeh sumpah lah aku ngakak terus baca postingan kali ini, gara gara baca blog anak jajan pengen ajak anak ke universal studio tapi ya itu kumpulin budgetnya belom kelar wkwk. Have fun terus ya teh kutunggu postingan travel lainnya hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi nuhun teh, doain semoga bisa traveling ke seluruh dunia 😆

      Hapus
  19. pengen banget ngetrip ke singapore.. cuma susah cari waktunya huff sedih banget..
    buat libur sehari aja susah banget 😢

    BalasHapus
    Balasan
    1. Rencanainnya jauh-jauh hari say insha Allah di acc cutinya #menurutngana :))

      Hapus
  20. Strong bangetttz. Udah jalan2 seharian gitu pulangnya nginep di Bandara. Sungguh Rosalinda mah gakkan shanggup. Btw makanan pada B aja dibanding d Indo soalnya gapake mecin sama masako kayanya disana teh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nginep di Bandara itu bagian dari itinerary karena ada kerjaan yang mengharuskan ambil foto di salah satu tempat di sana, kalo nggak mah ya langsung cari flight yang malem hahaha

      Hapus
  21. selalu suka cerita Teh Nesa, lengkap detail, seruu dan lucuuuu! semoga aku bisa kesana juga ya teeeh

    BalasHapus
  22. Wah, kalau nggak ada semprotan nya, lalu bersih bersihnya cuma pakai tisu doang ya? (Maklum belum pernah pakai toilet mewah xixixi)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mba cuma pakai tisu.. hahaha, makanya aku bilang bawa tisu basah yang banyak :))

      Hapus
  23. aku banget nih:

    saya yang merhatiin dari kejauhan mendadak menyesal karena nggak langsung ambil aja! Setelah saya jampe-jampe dalam hati 😂, akhirnya si mbaknya nggak jadi ambil rok itu, dengan sigap saya langsung ambil itu rok lagi.

    :D :D :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berarti ambu punya jampe-jampe kayak aku hahaha

      Hapus
  24. wah selalu asik nih baca ceritanya Teh Nesa kalau halan-halan, aku gak sabar pengen denger cerita next travelingnya nih

    BalasHapus
  25. Seru banget ya perjalanan di Singapore-nya. Jadi ngiler pengen ke sana lagi. Mamak butuh liburan. Haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo teh ke SG bareng keluarga, seru banget lho

      Hapus
  26. Hahahaha foto trakhir kereeen :p. Eh kenapa ga foto ama merlion yg di dlm sentosa. Hampir sama tingginya :D. Udh agak lama aku ga mampir singapur. Sejak ratenya lg tinggi huaahaa.biasanya kalo ke sing, tujuanku 1 nes. Cm mau main reverse bungee dan giant swing nya di di clarke quay trus besoknya lulang heheheh. Ga ush lama2 kalo sing mah.. Secukupnya aja :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak sempet aku foto sama yang di Sentosa, cuma lihat dari jauh. Tetep aja beda sensasinya sama yang di Merlion Park. 😂

      Ah kalo mba Fanny mah kapan aja bisa ke SG kayaknya, duitnya banyak hahaha

      Hapus
  27. Wkwkwk tehnes,kayaknya kalo aku ketemu sama teteh langsung bakal rame gini yak. Berasa cuma baca tulisannya aja udah rame banget gini. Aamiin, semoga aku bisa main-main kesana yaaak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha hayu atuh meet up buat membuktikan 😂
      Aamiin, semoga bisa segera jalan-jalan ke Singapore yah

      Hapus
  28. Semoga yang baca tulisan ini dan belum pernah ke Singapura, segera dicukupkan rejekinya buat jalan-jalan ke Singapura, ya! ---- > Amiiinnnn Ya robbal alamin

    kudu lebih giat nabung nih buat ke SG, ngeliat foto foto nya bikin mupeng

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin mba, selama ada niat dan uangnya pasti bisa kok ke sini 😂

      Hapus
  29. Teh nesa kayaknya sering ke Singapore. Pake travel agent atau gimana huhu pengen deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak sering, baru sekali.. ceritanya aja yang dibagi-bagi wkwk
      Ini pergi sendiri nggak pake travel 😂

      Hapus
  30. Enakk ya, ada yg motoin sekeren itu, waktu aku kesana. gak ada yang motoin jadi harus nyepik para turis maupun masyarakat lokal untuk motretin hahah

    Tetapi Alhamdulillah bisa foto dengan ico Singapore Merlion Park wkwk

    Yang mau ke Singapore jalan-jalan dan olahraga bisa klik link berikut yaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makanya kalau ke Singapore ajak-ajak dong Mas biar ada yang motoin hahaha

      Hapus
  31. Wah cerita yang mantap nih. Jadi kepengen ke Singapura. hahaha

    BalasHapus
  32. Wah yang traveling ke singapore...
    Instagramable semua objek fotonya. Pinter deh yang foto hihihi
    Perjalanan gak lengkap kalo gak ke merlion ya kak. Cakep dah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kak, harus balik lagi nih kayaknya demi foto sama Merlion 😂

      Hapus
  33. Kesimpulan nomor 6 sama, Mbak. Toss dulu!
    Kesannya makanan Singapura tuh hambar hambar gimana gitu, kayak nggak pakai micin.
    Cuma doyan nasi briyani sama nasi padang di Bugis. Mungkin besok lagi kalau ke sana bawa bon cabe biar makanannya ada rasanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah kan, karena kita udah kebiasaan serba micin jadi ketemu makanan yang ada di sana rasanya kurang enak. Kalo nasi briyani sih aku juga suka. Eh bener ya bon cabe ntar mah wajib dibawa :D

      Hapus
  34. Yak, Senin pagi gabut saya karena anak masih libur sekolah,dihabiskan dengan leyeh² di kasur sambil baca tulisan Nesa. Melas banget yaaaak����

    Tapi ikut seneng dan ngerasain serunya ih jalan² di negara tetangga kita ini. Mumpung lagi ujan, mengaminkan doa Nesa kenceng². Semoga terkabul. Amin!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ahahaha makasih Mba udah doain aku, semoga segera diijabah Allah SWT. Aamiin. 😂

      Hapus
  35. Wow baca tulisan ini aku jadi tak saabar untuk menulis tentang pengalaman aku ke SIngapura juga. Hahhaha. Ntar mampir yaaaa

    BalasHapus
  36. Iya nanti Bang Ale minta sama Ibu buat diajakin ya hahaha

    BalasHapus

Hi, thank you so much for stopping by. Let's connected!

- nesa -

Twitter

Instagram

Facebook Fanpage

Subscribe