Piknik di Jatim Park 1 & Museum Angkut (Malang Trip Part 2)

03.00.00


Cerita Sebelumnya : Kediri Setelah 4 Tahun Lalu (Malang Trip Part 1)
 
Perjalanan dengan Bis Puspa Indah ditempuh selama 3 jam menuju Batu. Sempat bingung nanti turun dimana jadi saya hidupkan GPS selalu selama di perjalanan. Walopun sebelumnya udah nitip pesen ke kondektur biar diturunin di Jalan Sultan Agung (Hotel tempat kami menginap) sih.. Dan kenyataanya kita memang diturunin di jalan itu, tapi jauh banget dari hotelnya dan harus jalan nanjak dulu. Karena udah jam 2 siang akhirnya kami memutuskan untuk makan dulu dipinggir jalan dekat sekitar situ. Makan pecel ayam porsi banyak dan murah banget cuma 10ribu aja. Yaa Tuhan di Bandung mana dapet segitu.. mau banget pindah kesini... 


Sesampainya di hotel kami langsung check in. Fyi, kami menginap di The Batu Villas Hotel and Lounge yang tempatnya strategis abis mau kemana-mana. Jalan ke kanan udah masuk Jatim Park 1 sama pasar parkiran, jalan ke kiri udah masuk Museum Angkut, jalan muter ke belakang Jatim Park 2. Ah bahagia pokoknya! Kamar kami sederhana banget karena ambil paket backpacker dorm sewa perkasur 75ribu aja permalam. Tapi tetep bisa lihat pemandangan gunung-gunung menjulang kok di balkonnya. Ihiy!


Setelah sampai itu kami langsung rebahan sejenak. Maklum kena jetlag! Hahaha. Nggak lama kami mutusin untuk mandi dan mengunjungi destinasi paling dekat dulu aja karena udah sore menuju malam. Tadinya kami mau ke Alun-alun Kota Batu, tapi gagal karena hujan gerimis dirasa nggak bagus juga karena besok hari petualangan masih panjang. Jadilah kami cuma makan malam di Pasar Parkiran sambil lihat live music. Pasar parkiran itu semacam food court atau pujasera outdoor yang suasananya asik banget. Lampu warna warni kerlap kerlip dimana-mana, banyak jajanan murah, permainan anak-anak, perpustakaan dan ada museum 3D art nya. Daripada malam ini sia-sia akhirnya kami masuk ke museum 3D art deh. Lumayan seru dan dapat foto-foto lucu. Oh ya, tiket masuknya juga murah cuma 8ribu. Sayang pasar parkiran sepi, mungkin karena weekday kali ya. Saya emang sengaja liburan weekday biar puas hihi.

Suasana malam di Pasar Parkiran

Apa sih kamu!!


And the real our adventure is ready... Besoknya saya udah dandan cantik pagi-pagi demi jadi pengunjung pertama di jatim park 1. Norak ya.. Kami tadinya mau membeli tiket sakti seharga 300ribu untuk 2 hari keliling Jatim Park 1 & 2. Nggak taunya usul kami di hempaskan oleh mbak-mbak penjaga loket. Katanya kalau weekday kita disaranin beli tiket cabutan alias sendiri-sendiri tiap tempat. Kalau ambil tiket sakti itu pakai harga weekend dan jatuhnya jadi mahal. Dan setelah dihitung-hitung ya, semua totalnya jadi 265ribu doang kalau weekday. Sungguh bahagia tak terhingga!


Pertama kami masuk ke museum tubuh Bagong karena bukanya paling pagi diantara yang lain. Rata-rata yang kesini rombongan anak sekolah sih, kalau kami sih rombongan mahasiswa yang udah lulus HA! #songong , banyak pengetahuan dan ilmu yang didapat. Banyak hal baru yang saya tahu, salah satunya adalah adanya tubuh manusia asli yang di museum kan disini. Saya nggak tau kapan ruangannya akan dibuka untuk umum. Mungkin sekarang udah ya. Karena kita kemarin cuma berdua, mas-masnya ngizinin kami buat masuk. Ini agak serem sih, jujur aja pas masuk merinding. Ruangannya masih diisolasi dan nggak terlalu besar. Saya lihat ada 5 orang ‘mayat’ yang diawetkan terdiri 4 laki-laki dan 1 perempuan. Jangan dikira mereka tiduran kayak mummy ya, mereka di awetkan seolah-olah sedang melakukan kegiatan semacam olahraga, berjalan, duduk dll. Organ tubuhnya lengkap tak terkecuali organ vital, semua kelihatan karena nggak ditutupi pakaian sehelaipun.  Otot-ototnya sengaja kayak dilepas-lepasin gitu (saya nggak nggaktau ngomongnya apa). Masnya bilang untuk pengawetan ini dilakukan selama berbulan-bulan makanya bisa berdiri tegak gitu. Agak gila ya ini mayat orang asli lho kok bisa dimasukin di museum? Rupanya mereka-mereka ini sengaja membuat wasiat untuk menyumbangkan tubuhnya (dalam kondisi sudah meninggal) untuk kepentingan ilmu pengetahuan. Dan untuk menghormati keluarga dari masing-masing mereka, semua identitas dirahasiakan mulai dari usia, pekerjaan, dan asal usul mereka. Tapi masnya bilang mereka kebanyakan ras asia dari negara China. Oh ya, semua tubuh mereka asli kecuali kedua mata mereka yang udah didonorkan jadi itu dipasang mata buatan. Yang keren tubuh manusia asli yang dimuseumkan ini hanya ada 2 di dunia. Di Jerman dan di Batu Indonesia. Btw, kita nggak dibolehin buat foto lho disitu. Takjub iya, bangga juga, sekaligus agak horor sih ya... 


Lalu perjalanan kami lanjutkan ke Jatim Park 1. Jatim Park 1 ini lebih mirip Taman Mini Indonesia Indah sebenernya. Tapi disini wahananya menyerupai dufan ditambah ada waterparknya. Cocoknya sih bawa bocah-bocah kesini, apa daya ya museum angkutnya baru buka jam 12 siang jadilah kita main-main dulu disini. 

Petualangan menuju Jatim Park 1


Bagian paling nyenengin hari ini pun tiba.. yaaay akhirnya ke Museum Angkut juga setelah ngiler liat di banyak acara tv. Dari Jatim Park 1 bakalan ada mobil yang anter kita langsung kesana. Oh ya, untuk yang bawa kamera besar dan semacamnya dikenakan biaya tambahan 30ribu ya. Saya nggak berhenti takjub melihat semua koleksi kendaraan khususnya mobil-mobil keren dari seluruh dunia. Museum angkut bener-bener manjain pengunjungnya dengan berbagai hal keren yang nggak ada habis-habisnya. Rasanya pengen foto disemua sudut. Bagian yang paling saya suka area pecinan, lalu di England area (London, The Beatles, Buckingham Palace) dan Broadway Gangster Show. Puas banget foto ootd ala-ala selebgram disitu. Dan perjalanan kami berhenti ketika... baterai kamera habis dan kaki udah gempor.

Batu rasa Jekardah!
OOTD!


You Might Also Like

2 komentar

Terimakasih sudah berkunjung. Mohon untuk berkomentar yang sopan, tidak menuliskan link hidup, dan tidak menyudutkan pihak manapun ya. Insya Allah saya akan berkunjung balik ke Blognya :)

Twitter

Instagram

Facebook Fanpage

Subscribe