[Review Film] : One Day Thai Movie (2016)

Agustus 24, 2017

Larasatinesa.com - Minggu lalu entah kenapa ngerasa kangen banget nonton film Thailand. Kalau biasanya saya suka nonton film horror, kali ini lagi nggak minat. Saya lagi pengen nonton yang menye-menye gitu #halah. Jadi udah lama banget ini film ada di laptop saya, tapi saya kemarin lagi fokus sama film Korea jadi belum sempat nonton deh hahaha.

Judulnya One Day, genre filmnya lebih ke drama romantis. Aktor yang mainnya saya familiar karena sebelumnya dia pernah saya lihat di film Hello Stranger, Coming Soon, dan ATM Errak Error (movie & tv series), namanya Chantavit Dhanasevi. Untuk tokoh utama wanitanya sendiri saya ((( belum kenal ))) , diperankan oleh Nittha Jirayungyurn.


Film One Day merupakan garapan dari rumah produksi GDH. Dan GDH sendiri adalah rumah produksi pecahan dari Rumah Produksi GTH yang selama ini selalu melahirkan film-film box office Thailand. Terus kalo ngomongin sutradaranya nih, One Day disutradarai oleh Banjong Pisanthanakhun yang udah nggak diragukan lagi film-filmnya. Kece semua, mulai dari Pee Mak, Shutter, Alone dan Hello Stranger. Gils.. semua filmnya doi yang tadi disebutin udah w tonton!

Oke balik lagi ke One Day. Berikut sinopsis singkat dari filmnya yang saya rangkum dari website orang ..

Denchai (Chantavit Dhanasevi) adalah seorang pekerja IT yang hidupnya penuh kesendirian. Rekan-rekan kerjanya tidak menganggap ia ada, kecuali kala membutuhkan bantuannya untuk tech support.

Kehidupan Denchai berubah ketika ia membetulkan printer Nui (Nittha Jirayungyurn), anak baru di divisi Marketing. Nui memangil dan mengingat namanya dengan benar. Denchai merasa hidupnya kembali bermakna, dan merasa dihargai. Sejak itu ia memiliki perasaan pada Nui, namun lagi-lagi hanya bisa mengagumi diam-diam.

Suatu ketika kantor mereka mengadakan perjalanan perusahaan ke resor ski di Hokkaido. Di sana Denchai berharap Nui bisa menjadi pacarnya untuk satu hari saja. Tak disangka, Nui mengalami kecelakaan ketika sedang bermain ski dan ketika terbangun terdiagnosis TGA, Nui mengalami gangguan kehilangan memori ingatan  sementara, yang hanya berlangsung selama satu hari.


Nui lagi amnesia, Denchai bahagia diatas penderitaan orang lain
Disisi lain, Denchai melihat yang dialami Nui sebagai suatu peluang, mengambil kesempatan ini untuk berbohong pada gadis impiannya itu dengan mengatakan pada Nui bahwa ia kekasihnya, dan mereka memiliki rencana untuk berjalan-jalan mengelilingi Hokkaido bersama-sama.


***
Tapi sebenarnya disini diceritakan si Nui punya pacar lho.. Pacarnya tidak lain adalah Top yang merupakan Boss di kantornya. Jangan kalian kira mereka adalah pasangan yang berbahagia yang dirusak kebahagiaannya oleh Denchai. Top udah punya istri dan anak, udah bukan rahasia umum di perusahaannya kalau mereka ini pasangan selingkuh. Kalian boleh kok sebut Nui sebagai Pelakor (Perebut Laki Orang)  atau valakor, hahaha!

Nui dan Mz Top
Saya suka alur cerita sederhananya. Durasi filmnya 2 jam. Sutradaranya ini emang jago banget mengemas plot satu hari yang padat tapi nggak ngebosenin. Setiap kejadiannya sarat makna banget, disitu Denchai nunjukin cinta yang bener-bener tulus sama Nui. Sejujurnya w lebih suka si Nui hilang ingatan aja terus karena dia disitu waras dan membenci dirinya sendiri yang pacaran sama lelaki beristri. Yah namanya juga film ya, beb.

Cuma di ending ceritanya ini emang ngeselin banget. Sumpah deh gemes banget sama yang dilakuin si Denchai sebelum Nui sembuh. Apa-apaan doi pake hapus-hapusin video bukti kebersamaan dan resign dari kantornya. Udah gitu si Nui masih aja digenggesin sama Top. Ini salah satu dari film drama romantis yang berakhir dengan tragis. Hiks.


Pelajaran yang dapat diambil dari film One Day :

1. Untuk perempuan, janganlah kalian mau-maunya menjadi pelakor. Selain dosa, hidup kalian tidak akan bisa tenang even kalian bilang bahagia (pret! bahagia mah ndak ngerusak kebahagiaan orang keleus..), perubahan fisik adalah kemudian bibir pecah-pecah, panuan, kutuan (oke ini ngarang!) dan semua pasti akan terbongkar pada waktunya. Dan untuk kalian yang sudah menjadi pelakor, janganlah pernah percaya dengan ucapan ini dari laki yang udah beristri kayak Top : " IYA NANTI AKU BAKALAN CERAIKAN ISTRI AKU LALU KITA NIKAH YA "

Percayalah.. Sesungguhnya itu hanyalah huntu semata..

Pesan Moral : bahwa masih ada lelaki single yang tulus menyayangimu daripada mengharapkan lelaki beristri untuk bercerai. Doi aja bisa melakukan itu sama istrinya, apalagi sama kamu nanti #eaa 

2. Harus PEDE bersosialisasi! Apalagi jadi cowok mah kan nantinya bakalan jadi imam. Jangan kayak Denchai ya, dia mah udah cupu, kaku, ndak ada usaha untuk menjadi femes malah pasrah kepada Tuhan Yang Maha Esa.

3. Mungkin quote yang cocok buat film ini adalah carilah kesempatan didalam kesempitan. Iya, kayak yang dilakuin Denchai ke Nui itu. Nggak apa-apa jadi pacar sehari pun, yang penting bisa ngerasain disayang-sayang. Hmm.. kok sedih yaa.. 

4. Ternyata buat orang yang tulus, bahagia itu emang sederhana. Saya belajar banyak dari tokoh Denchai yang tidak memaksakan egonya untuk terus-terusan berbohong ke Nui. Doi akhirnya ngaku kalau bukan pacarnya Nui dan menjadi dirinya sendiri sampai akhirnya Nui terpesona sama Denchai beneran. Ah tapi pas lagi amnesia doang sik. Udah sembuh mah BYARRR! 

Paling suka pas adegan disini..
5. Ini adalah pelajaran paling penting yang bisa ((( dipetik ))) dari semuanya. Kalian yang jomblo, janganlah mengharapkan gebetan kalian terkena amnesia lalu kalian bisa mengaku-ngaku sebagai pacarnya. Jangan pokoknya mah. Sama kayak no. 1 , pi-dosa-eun! Apalagi kalau kalian ngarep Hamish Daud hilang ingatan, ah udahlah nggak bisa ngebayangin kalau ngaku-ngaku jadi pacarnya Hamish, kasian banget hidupnya teh guys meni nggak tau diri pengen jadi Raisa :(

***

Overall, saya suka filmnya. Dan berharap ada lanjutannya karena saya masih nggak bisa terima kalau Denchai menyerah gitu aja! Cowok macam apaan lo cemen banget sik! Kalau suka tuh ngomong yang gentle. Ini malah kabur dari kenyataan :(



Oh ya, saya juga suka banget sama sinematografinya selama di Hokkaido itu. Kece parah itu settingan tempat yang bersalju-saljunya. Dan emang cita-cita banget kalau ada rejekinya ke Jepang pengen berkunjung ke Hokkaido - Sapporo.

Monmaap pak sutradara ndak ada rencana mau bikin Two Day, Three Day or One Year gitu? Tolong durasi amnesianya bisa diperpanjang. Trims. 


Cheers,
Nesa

You Might Also Like

18 komentar

  1. Gapapa jadi pacar sehari asal ngerasain disayang. Hyaduuh sedih bangeett hiks....

    Ini moral story nya up to date ya: say no to pelakor :v

    BalasHapus
  2. gagal fokus ke pemeran ceweknya yang cantikkkk banget sama viewnya huuuu saljuu. Aku belum pernah nonton film ini, mungkin harus nonton. hehehe TFS ya mak

    BalasHapus
  3. Haiyaah akhirnya kok gemesin ya Nes.. huhuw cian Dencai, pukpuk.. Setujuuu, kenapa cuma one day sih yaa, one year aja mestinya.. Terus filmnya gak abis-abis... :D

    BalasHapus
  4. Duh teh, kirain filmnya happy-happy aja sampai habis, eh liat alur ceritanya ternyata lumayan kompleks juga, apalagi pas teteh nulis, endingnya menggemaskan, aaarrrrgghh!!! tidakk..!

    BalasHapus
  5. Inilah dunia per-film-an...suka bikin spoiler kehidupan.
    Ntar-ntar bakalan ada versi drama, kaliii... Nes.

    Dan aku setuju banget sama learning point mu nomer 1.
    Penting itu.
    Jangan percaya janji manis pria yang sudah menikah. Banyak gombalnya!

    BalasHapus
  6. Aku juga sudah nonton ini, menurut ku endingnya gak greget hahaha pengennya sih happy ending tapi ini absurb ending. Kamu suka nonton film genre begini ya? Aku rekomen coba nonton will you be there (korean) dan sanam teri kasam (bollywood), mana tau suka. Jangan lupa mampir ke blog aku ya nesa ^^

    www.nissaflorence.com

    BalasHapus
  7. Ku setuju sama pesan moral #1. jangan pernah percaya kl ada lalaki yg bilang ku akan ninggalin istri demimu... dan hargai diri sendiri agar tidak jadi valakor :D
    PS: moal nonton film na, sedih, teu hayang ceurik olangan di imah hahahha XD

    BalasHapus
  8. pesan moralnya ngena banget ya mbak. Jadi pengen nonton filmnya juga.

    BalasHapus
  9. Wadhu sayang ya akhirnya ga happy ending. Suka gemes sndri klo nonton yg akhirnya tragis hihihi. Udahblama jg saya ga nonton thailand. Trkhir itu AtM error 😃

    BalasHapus
  10. Nonton film thailand biasanya kalo nyasar di youtube hehe foto yg sama cowo ga pake kaca mata koq kaya org Indonesia ya kliatan manis dan cantik :)

    BalasHapus
  11. Belum pernah nnton film thailand selain film horornya hahaha
    Tapi kok kayanya ni film bakalan bikin greget sendiri

    BalasHapus
  12. Udah lama banget mamskie juga gak nonton film Thailand, jadiin wishlist tontonan ah, tfs Ness

    BalasHapus
  13. ku tak sanggup, ku mau nonton ah maacih loh reviewnya huhu

    BalasHapus
  14. komen teh ayu paling atas ahahahaha! Orang thailand teh cantik2 & lucu2, tapi kalo udah ngomong suaranya kok cempreng2 ya, asa peupeus :D

    BalasHapus
  15. Haahhh jd maksdnya ini film ga happy ending :D? Hahahaha aku emoh Nontonnya kalo gt mba. Yg ada ntr sebel sensidi, dan mood jd gloomy hihihi. Apalagi kalo cowonya mencle mencle gitu :D

    BalasHapus
  16. Aaaaak Chantavit 😍😍 thankyou sharingnya mbak. Langsung masuk ke movie list nih xoxo

    BalasHapus
  17. Aku iseng blogwalking dari postingan BP dan nemu judul post mbak ini.
    Hahahaha mbak, aku jadi ketawa baca moral of the story-nya. Pelakor tetap pelakor segimanapun baiknya atau cantiknya. Image yang tercipta tetap jelek ya haha. Eh tapi ternyata ga happy ending ya :(
    aku penikmat happy ending ~

    BalasHapus
  18. Film ini menurut saya sangat bagus bro, tapi sayangnya endingnya gantung. Cerita ini mengingat saya pada teman saya dikampus yang anak IT dan anak manajemen yang jadi pengagum rahasia.

    Menonton pilem ini seakan-akan kita juga berada didalamnya. Setelah nonton film ini saya berharap akan muncul yang part 2 nya untuk melihat kejelasan hubungan si nui sama si cowok culun itu.

    Setelah nonton saya juga merekomendasikan film ini kepada teman-teman saya. Biar mereka merasakan apa yang saya rasakan setelah menonton film ini. Btw teman-teman saya pun kesal bukan main.

    Nanggung, gantung, sad ending, penasaran dsb tergabung jadi satu setelah nonton film ini.

    BalasHapus

Terimakasih sudah berkunjung. Mohon untuk berkomentar yang sopan, tidak menuliskan link hidup, dan tidak menyudutkan pihak manapun ya. Insya Allah saya akan berkunjung balik ke Blognya :)

Twitter

Instagram

Facebook Fanpage

Subscribe