Sejuta Pesona Budaya Kota Indramayu

Oktober 22, 2016

Larasatinesa.com – Jadi, saya punya teman, dia asli dari Indramayu. Jika dia berbicara logatnya itu lucu sekali, menggunakan bahasa Sunda berdialek Jawa. Mungkin bagi saya yang orang Bandung, ini terdengar agak aneh karena belum terbiasa ya, tapi sebenarnya itu tidak dibuat-buat alias sudah asli dari sananya begitu. Saya jadi berpikir, kayaknya kalau saya ke Indramayu saya bakal menemukan yang ‘aneh’ lainnya deh.

Rasa penasaran saya pun menjadi, tiba-tiba saya ingin mengeksplor lebih banyak tentang kampung halaman teman saya itu, Indramayu. Kabupaten Indramayu adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Yang Ibu kotanya adalah Indramayu sebagai pusat pemerintahan. Kabupaten ini berbatasan dengan Laut Jawa di utara, Kabupaten Cirebon di tenggara, Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Sumedang di Selatan, serta Kabupaten Subang di barat.
Buah Mangga Ikon Indramayu | source : beritapariwisata.com | edited by me
Mungkin beberapa berita yang saya temukan tentang Indramayu agak negatif. Saya memang lebih sering mendengar komentar miring tentang Kota ini ketimbang yang baik. Tapi saya tidak mau terus-terusan men-judge tanpa saya tahu yang sebenarnya, tiap kota yang ada di Indonesia ini pasti punya keunggulannya tersendiri. Tak terkecuali Kota Indramayu.

***

Ada apa di Indramayu?
Banyak hal yang saya belum tahu tentang Kota Indramayu. Selain punya banyak tempat wisata, tahu kah kamu bahwa kota yang dijuluki sebagai Kota Mangga ini, menyimpan sejuta potensi budaya yang menarik? Karena penduduk Indramayu merupakan campuran antara suku Sunda dan Jawa, maka kebudayaan yang tumbuh pun adalah bentuk akulturasi kedua kebudayaan tersebut. Dalam kesempatan ini saya ingin mengajak kamu semua untuk mengetahui lebih banyak lagi tentang pesona seni dan budaya Indramayu yang akan membuat kamu terpukau.

KEBUDAYAAN

Nadran
Sering lihat tradisi unik yang dilakukan di pantai atau laut? Nadran merupakan salah satunya. Nadran adalah sebuah tradisi tahunan yang rutin dilaksanakan oleh nelayan (yang sebagian besar merupakan mata pencaharian masyarakat Indramayu) setiap dua minggu setelah lebaran Idul Fitri. Kata nadran sendiri berasal dari kata nadzar - nadzaran - nadran yang berarti kaul atau syukuran. Filosofi dari nadran sendiri adalah sebuah ungkapan rasa syukur atas rezeki berlimpah yang telah diberikan Tuhan kepada mereka baik berupa keselamatan ketika berlayar di laut maupun hasil ikan yang melimpah sepanjang tahun yang lalu serta mengharapkan akan meningkatnya hasil di masa mendatang serta dijauhkan dari bencana dan mara bahaya dalam mencari nafkah di laut. Sama halnya dengan pesta hajatan, tradisi nadran pun diawali dengan diadakannya pagelaran tari-tarian dan hiburan rakyat tradisional seperti reog, jaipong, genjring, tari kerbau dan lain-lain. Umumnya upacara adat nadran ini diselenggarakan antara bulan Oktober sampai Desember di Pantai Eretan, Dadap, Karangsong, Limbangan, Glayem, Bugel dan Ujung Gebang.
source : cirebonmedia.com
Ngarot
Upacara yang sudah ada sejak abad 16 ini sebetulnya adalah bentuk rasa syukur terhadap hasil panen pertanian desa yang melimpah agar mendapatkan berkah di panen selanjutnya, tetapi tradisi ini sering dikaitkan dengan ajang cari jodoh karena peserta yang mengikuti upacara tersebut merupakan para muda mudi yang mengenakan kostum daerah. Dari ajang tersebut mereka saling berkenalan dan malah sampai ada yang berlanjut ke pelaminan. Upacara ngarot ini masih diselenggarakan di Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu.
source : tosupedia.com
Jaringan
Nah kalau yang ini sih tujuannya sudah jelas yaitu mencari pasangan hidup. Upacara Jaringan ini dilakukan pada bulan purnama yang diikuti oleh kaum remaja di desa. Entah kenapa saya jadi ingat scene yang ada di film-film India kalau ada upacara begini, ternyata di Indonesia pun ada juga yang masyarakatnya masih menjalankan tradisi leluhurnya. Upacara Jaringan ini seringkali diadakan di Desa Parean Kecamatan Kandang Haur. 

Ngunjung
Buat kalian yang penakut, jangan sekali-kali ikut upacara ini deh. Tahu tidak kalau upacara ini dilaksanakan di kuburan-kuburan keramat? Jangan salah kaprah, upacara ini bukan untuk memanggil setan, melainkan untuk syukuran merayakan bulan besar kalender Islam. Seperti : Syuro, Maulid.
source : bandungnewsphoto.com
Mapag Tamba
Mapag Tamba merupakan upacara warisan budaya leluhur petani Indramayu yang diselenggarakan dengan tujuan mengusir penyakit. Selain itu ritual mapag tamba juga dimaksudkan untuk meminta keberkahan dalam usaha pertanian dan memohon keselamatan atas kehidupan warga, serta penghormatan atas leluhurnya. Dan Desa Cikedung Lor , Kecamatan Cikedung, Indramayu Barat ini adalah yang masih setia menjalankan tradisi ini. Upacara Mapag Tamba dilakukan dengan cara membawa air tambak ke dalam bungbung bambu yang berasal dari kasepuhan atau sumber untuk disiramkasan ke air yang mengalir ke sawah pada sawah yang berada di batas desa.
source : meneerpanqi.blogspot.com
Mapag Sri
Upacara Mapag Sri dilaksanakan dengan tujuan sebagai ungkapan rasa syukur para petani kepada Tuhan Yang Maha Esa karena panen yang diharapkan telah tiba dengan hasil yang memuaskan dengan cara melaksanakan pergelaran kesenian wayang kulit sehari semalam dengan lakon khusus dan biasanya dilaksanakan di balai desa. Meskipun panen berlangsung di tiap tahunnya, rupanya upacara ini tidak selalu dilaksanakan setiap tahunnya. Beberapa penyebab menjadi halangannya, seperti : buruknya hasil panen, lalu faktor keamanan yang tidak memungkinkan diadakannya upacara.
source : beritadaerah.co.id
Sedekah Bumi
Dari namanya aja, saya sudah tahu apa maksud dan tujuan adanya upacara Sedekah Bumi ini. Upacara ini melambangkan rasa syukur manusia terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rezeki melalui bumi berupa segala bentuk hasil bumi yang dilaksanakan oleh petani pada saat akan turun menggarap sawahnya. Upacara ini biasanya dilakukan pada awal musim hujan yaitu sekitar bulan oktober sampai desember. Waah berarti sudah masuk bulannya nih sekarang. Prosesi upacara ini biasanya dimulai dari berkumpulnya masyarakat disuatu tempat dilkukan doa bersama dan setalah itu dilaksanakan upacara adat. Dan sebetulnya upacara ini bukan hanya ada di Indramayu saja, melainkan di beberapa daerah di Pulau Jawa kerap melaksanakannya.
source : medikomonline.wordpress.com
***
Pada intinya semua tradisi kebudayaan masyarakat Indramayu ini merupakan bentuk rasa syukur yang mereka persembahkan untuk sang Maha Kuasa. Saya begitu terkagum-kagum dengan kearifan lokal masyarakat Indramayu ini, mereka masih konsisten dengan semua hal itu ditengah modernisasi yang sedang berkembang pesat.

KESENIAN

Organ Tunggal
Kalian pasti sudah nggak asing lagi dengar ‘organ tunggal’ , rupanya organ tunggal itu bukan sekadar pagelaran musik menggunakan Organ (piano elektronis) diatas panggung saja. Organ tunggal merupakan salah satu kesenian yang ada di Indramayu lho. Organ tunggal ini biasa dipakai untuk mengisi acara-acara hajatan seperti : hari raya, tujuh belasan, khitanan dan pernikahan. Yang menarik adalah organ tunggal ini juga dipentaskan secara berkeliling di kampung-kampung tertentu. Begitu terkenalnya organ tunggal Indramayu ini, sampai bisa melahirkan bintang-bintang pantura, dan mendapat job di luar Indramayu.

source : news.fajarnews.com
Tarling
Kalau yang ini saya sering dengar dan juga lihat. Tarling merupakan perpaduan seni musik dan lagu yang pada awalnya di tampilkan dalam bentuk nyanyian yang hanya di iringi gitar dan suling saja. Sejalan dengan perkembangan, kesenian tarling terkontaminasi dengan musik dangdut sehingga lahirlah kesenian tarling dangdut yang sudah dilengkapi dengan alat-alat musik modern. Tetapi walaupun begitu, Tarling tradisional masih banyak diminati oleh wisatawan.
source : taktiktek.blogdetik.com
Tari Topeng Dermayon
Tari Topeng Dermayon ini pada awalnya merupakan tradisi dari Keraton. Memiliki komposisi gerak tari yang khas yaitu, lincah, dinamis dan bertenaga, menggambarkan perkembangan watak manusia dari bayi hingga dewasa. Tari Topeng Dermayon memiliki kostum topeng yang berciri spesifik yang membedakan dengan tari topeng dengan daerah lain. Tari topeng dermayon ini telah mendapat apresiasi yang tinggi dengan di milikinya moestro tari topeng di Indramayu yaitu ibu Rasinah. Keren..
source : senibudayadermayu.blogspot.com
Wayang Golek Cepak
Kesenian tradisional wayang Golek Cepak merupakan kesenian khas Indramayu yang sudah melegenda. Wayang Golek Cepak merupakan bagian dari wayang purwa. Yang membedakan wayang ini dengan lainnya adalah lakon dan alur cerita, bentuk dan rupa tokohnya tidak di ambil dari pakem pawayangan. Dan dari sumber terbaru yang saya dapatkan Wayang Golek cepak ini hampir punah keberadaannya lho. Hal ini terjadi karena upaya pelestarian kesenian ini kurang diperhatikan oleh dinas instansi terkait. Kondisi ini makin mengkhawatirkan karena Sang Dalang, Ahmadi, generasi kelima dan pewaris terakhir kesenian ini belum berhasil menularkannya kepada generasi berikutnya. Padahal di masa lalu, kesenian ini pernah ikut mengharumkan nama Indonesia di pentas seni internasional yang diselenggarakan di negeri Jepang. Meskipun saya bukan orang Indramayu, saya nggak mau hal ini terjadi. Yuk kita sama-sama lestarikan lagi!
source : kandabuwana.wordpress.com

Genjring Akrobat
Genjring Akrobat adalah salah satu jenis kesenian tradisional Indramayu berupa aktraksi (akrobat) dengan media tangga, sepeda roda 1 (satu) dengan di iringi alat musik genjring/ rebana dengan di lengkapi tari rudat, yang mencerminkan budaya muslim yang ada pada masyarakat Indramayu. Agak mirip seperti akrobat sirkus ya? Atau jangan-jangan sirkus yang kita lihat terinspirasi dari Genjring Akrobat ya? Hehe..
source : tradisikita.my.id
Sintren atau Lais
Kesenian ini salah satu kesenian rakyat yang masih hidup dan berkembang, terutama di masyarakat pesisir utara; Jawa Tengah dan Jawa Barat, antara lain; Pemalang, Pekalongan, Brebes, Banyumas, Kuningan, Cirebon, dan Indramayu. Sedangkan Indramayu sendiri, Sintren dipentaskan pada acara-acara seperti hajatan, atau syukuran, atau pentas seni tradisional. Dahulu ada pentas seni Sintren yang berkeliling kampung, namun sekarang sudah sangat sulit untuk ditemukan karena semakin tergeser oleh pentas dan hiburan modern. Oh ya tradisi ini juga tak lepas dari nuansa magis, selain itu kurungan ayam yang menjadi daya tarik kesenian sintren ini adalah musik yang sangat khas berupa buyung, kendi dan bumbung/batang bambu.
source : eljohnnews.com

Kuda Lumping
Kalau kesenian yang satu ini sih, pasti sudah nggak asing lagi ditelinga kita semua. Kesenian ini memiliki ciri khas penarinya yang menaiki kuda - kudaan yang terbuat dari kulit-lumping sambil melakukan atraksi yang berbau magis. Pantas saja, kesenian ini pun sampai dibikinin lagu yang diliriknya bertuliskan ‘kuda lumping kesurupan’. Hihi..
source : dunia-kesenian.blogspot.co.id
Berokan
Sekilas sejarah tentang Berokan : Kata berokan berasal dari kata "barokahan" (keselamatan). Namun nampaknya keterangan tersebut hanya sebuah kirata (bahasa Sunda, yang artinya dikira-kira namun tampak nyata), sebuah gejala yang umum terjadi di dalam penamaan jenis seni rakyat. Menurut tuturan riwayat yang diwariskan secara turun-temurun di kalangan senimannya, bengberokan adalah warisan Pangeran Korowelang atau Pangeran Mina, seorang penguasa laut Jawa di wilayah Cirebon dan Indramayu. Kalau dilihat, Berokan hampir mirip dengan kesenian barongsai asal negeri Tiongkok. Bedanya Berokan diadakan setiap hari raya Idul Fitri, tepatnya setelah sholat hari raya. Berokan ini bisa memakai topeng menyeramkan ataupun sebaliknya, dan dilengkapi dengan baju berupa kurungan. Pengiringnya ada dua, yang pertama adalah yang meminta beras kepada warga dan yang kedua adalah sekelompok orang yang memainkan alat musik. Lalu cara memanggilnya pun unik yaitu dengan berteriak "galak, gloak" maka sang berokan akan mengejar siapapun yang memanggilnya. Ini agak serem sekaligus seru sih kalau buat saya. Tapi mungkin saya baru bisa lihat Berokan ini bila berlebaran di Indramayu, karena Berokan akan berkeliling kampung mulai dari hari pertama Idul Fitri sampai 2 atau 3 hari sesudahnya.
source : puchamukadisarna.blogspot.co.id
Singa Depok dan Kebo Ngamuk
Saya ingat dulu sewaktu SD pernah ikut rombongan arak-arakan Singa Depok yang dilakukan oleh tetangga saya yang sedang merayakan pesta khitanan anaknya. Si anak yang di khitan dibawa keliling jalan dengan diarak oleh Singa Depok. Kesenian yang mirip dengan sisingaan dari Subang, saat ini sudah mulai di modifikasi dengan adanya "Kebo Ngamuk" dan "burok". Wah.. nambah jadi banyak keseniannya ya..
source : sanggarsekarlaras.blogspot.co.id

Sandiwara
Sandiwara merupakan salah satu kesenian yang masih bertahan sampai dengan saat ini. Kesenian yang menampilkan orang-orang yang melakoni peran bak film di televisi ini memiliki kekuatan pada masyarakat pedukungnya, khususnya di Indramayu. Tapi saat ini pengemasan cerita sudah dimodifikasi. Dengan berbagai perbaikan dan modifikasi cerita, pagelaran Sandiwara Indramayu ini selain sebagai sarana hiburan juga oleh masyarakatnya sebagai sarana pendidikan atau pesan moral yang disampaikan melalui jalannya cerita. Oh ya kesenian Sandiwara ini di Jawa Tengah di sebut dengan Ketoprak.
source : merdeka.com
***
Di jaman sudah semakin maju begini, bukan tidak mungkin kebudayaan perlahan akan punah bila kita sebagai generasi penerus tidak melestarikannya. Bukan apa-apa lho, kebudayaan merupakan asset bangsa yang tak ternilai. Kebudayaan pula yang menjadikan Indonesia dikenal seantero penjuru dunia. Jangan sampai anak cucu kita nanti tidak bisa menikmatinya. Saya salut dengan masyarakat Indramayu yang masih memegang teguh menjalankan semua tradisi leluhurnya.

Semoga artikel saya ini bisa menambah pengetahuan dan sedikit membantu untuk mengingatkan pentingnya menjaga kebudayaan, khususnya di Indramayu ya. Yuk sama-sama melestarikan budaya negeri sendiri, hmm nggak perlu jauh-jauh dulu deh, aware dulu sama daerah asal kita juga boleh.

Cheers,
Nesa  



Sumber :
id.wikipedia.org
www.tosupedia.com
www.indramayukab.go.id
panivirgofhandiyansyah.blogspot.co.id
arsipbudayanusantara.blogspot.co.id
www.merdeka.com
jabar.antaranews.com
satimterus.blogspot.co.id
www.pelita.or.id
specialblog41.blogspot.co.id

You Might Also Like

47 komentar

  1. Wah, banyak juga ya, kebudayaan Indramayu. Aku cuma tahu Singa Depok aja. Makasih Nesa udah nambah wawasan aku. Hm... Jadi pengen mangga Indramayu jadinya. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya teh nggak nyangka ya Indramayu punya banyak budaya. Hayu hunting mangga :))

      Hapus
  2. Kebudayaan Indonesia emang luar biasa yah, dari satu daerah aja banyak begitu kaya. Banyak yang bikin menarik budaya di Indramayu, saya udah pernah ke sana, dan belu sempat menikmati keragaman budayanya. makasih ya udah berbagi pengetahuan budayanya. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini peringatannya emang ada bulan-bulan tertentu Teh, eh bulan ini lagi ada Ngunjung sama Sedekah Bumi katanya sih

      Hapus
  3. Wah semoga Indramayu semakin terkenal akan kearifan budaya lokalnya yang luhur, gudlak Ness

    BalasHapus
    Balasan
    1. Doakupun sama jeng, semoga anak cucu masih bisa ngerasain semua warisannya :)

      Hapus
  4. Aku baru tahu kalau Indramayu punya banyak pilihan budaya yang menarik ya, mba.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama nih mba akupun baru tau.. Surprise aja banyak yang menarik :D

      Hapus
  5. Wah senangnya daerahku diulas... semoga menang ya...

    BalasHapus
  6. baru tahu tentang Indramayu lewat tulisan di atas. Selama ini pengetahuan saya tentang kota ini sangat minim

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nih mba aku pun tadinya mandang sebelah mata. Nggak taunya Indramayu keren juga yaa..

      Hapus
  7. Aku taunya Indramayu identik sama kotanya para TKI dan TKW trus penghasil mangga. Ternyata eh ternyata kebudayaannya banyak juga ya. Bagus nih kalau dipromosikan lebih banyak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bener akupun kalo Indramayu inget TKI dan TKW , ternyata sisi lainnya banyak kebudayaannya juga :D

      Hapus
  8. wah banyak hal kereen yg bisa di-explore di Indramayu yaah. Semoga kapan-kapan bisa ke sana :D

    BalasHapus
  9. budaya daerah di Indonesia tuh kalo menurut saya eksotis semua, termasuk budaya di Indramayu.. dengan tulisan ini khususnya untuk setiap penduduk lokal, diharapkan bisa semakin mengenal budaya lokalnya masing-masing, dan pada umumnya diharapkan agar generasi muda selain penduduk Indramayu bisa turut melestarikannya ya Mbak.. nice post, suka! :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih teh udah mampir. Sengaja nulis ulasan selengkap-lengkapnya supaya Indramayu nggak dipandang negatif terus dengan pemberitaan yang beredar. Masyarakatnya masih jalanin semua tradisinya sampai sekarang apa nggak keren banget tuh hehe

      Hapus
  10. Saya juga punya temen orang Indramayu Mba, karena logatnya yang kita bilang aneh malah bisa jadi ciri khas buat dia. Kalo ada orang nanyain dia dijawab "si itu lho, yang kalo ngomong sunda tapi logat jawa" dan pasti orang-orang jadi ngeh :p

    Btw, saya baru tau kalo tarling itu singkatan gitar dan suling hahaha kemana aja kemaren-kemaren ><

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi menurutku anehnya logat orang Indramayu tuh lucu hihi, iyaa Tarling ternyata gitar sama suling aja aslinya, tapi sekarang udah banyak dimodifikasi hehe

      Hapus
  11. keren, jadi ingin ke indramayu :3

    BalasHapus
  12. padahal aku mah dekat dg indramayu tapi belum pernah ke sana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mampir-mampir mba pas ada event kebudayaan. Seru kayaknya hehe

      Hapus
  13. Bahas indramayu ingetnya mangga indramayu.. Hehehe Suksess lombanya Teh Nes..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mangga Indramayu emang ngehits banget ya hahaha. Makasih Teh Tally :)

      Hapus
  14. Banyak juga ya pesta budayanya di Indramayu. Ulasan yg lengkap, Nesa. Sama bagusnya dg yg Pangkal Pinang :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba Nita, seru yaa event-eventnya. Hehe.. Makasih ya mba udah mampir :)

      Hapus
  15. wahh indramayu kaya akan seni dan budaya ya mbak,
    salut buat masyarakatnya yang masih menjaga dan melestarikan ciri khas daerah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pokoknya standing applause buat orang-orang Indramayu yang masih jalanin semua tradisinya :D

      Hapus
  16. Aku pernah lihat yang perform sintren sama kuda lumping. Ada nuansa mistisnya gitu, ya. Yang lainnnya ga mudeng. Pernah ke Indramayu tapi bentaran aja. Ga sempet jalan-jalan dan lihat kesenian di sana. Penasaran sama Wayang Cepaknya. Dan emang katanya Indramayu itu katanya Sunda bukan, jawa juga bukan. Suka lucu kalau denger dialek mereka. Sama kali ya kalau mereka nyimak dialek aku yang sunda pisan hehehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah beruntung pernah liat Sintren. Jujur aja aku penasaran sama yang mistis-mistis, penasaran pisan.
      Hahaha debat ini mah ya masalah bahasa, pokoknya bahasanya mereka sama kayak orang Cirebon, Sunda tapi medok hihi

      Hapus
  17. Pikiran aku langsung ke buah mangga, begitu denger Indramayu. Ternyata selain mangga yg jadi icon kota indramayu, banyak sekali tradisi disana yang menarik ya.

    Hal-hal kaya gini wajib banget nih di lestarikan oleh generasi kita.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wajib dilestarikan mba, biar anak cucu kita nanti bisa nikmatin juga. Aamiin :)

      Hapus
  18. Wah, saya penasaran unsur magis apa yg ada di sintren :).. ngeliat penarinya pake kacamata hitam gitu juga bikin tertarik liat tariannya :D..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama ih mba, pokoknya yang berbau mistis aku penasaran semua :))

      Hapus
  19. beberapa bewe ke blog teman, lagi banyak - banyaknya festival budaya dei berbagai daerah. duh jadi pengin keliling Indonesia :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beruntung kita tinggal di Indonesia ya mba, kaya budaya dari berbagai suku bangsa. Akupun sama ingin keliling Indo juga. Semoga keinginan kita ini terkabul ya mba.. Aamiin :)

      Hapus
  20. Indramayu kereeennn... menarik untuk dikunjungi iniiii :)

    BalasHapus
  21. Wah ternyata banyak budaya kece yang bisa di eksplorasi tentang Indramayu yah..
    Aku belum pernah nih kesono, harus deh bawa anak2 liburan kesono suatu hari nanti :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya teh, lebih bagus kesananya pas bulan-bulannya banyak event. Seruuu..

      Hapus
  22. Emang ya indonesia ga ada habisnya, budayanya selalu bikin cinta

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya teh, budaya salah satu modal yang bisa dikenal dunia Internasional soalnya :D

      Hapus
  23. Lengkap ih. Minder aku huuuu... Tadinya mau ikutan kontesnya. Ga jadi ah, hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eh jangan gitu mas, rejeki nggak kemana.. cobain dulu hehe

      Hapus
  24. wahh banyak sekali ya pilihan budaya yang menarik di indramayu, saya baru tahu loh.. hmm

    BalasHapus

Terimakasih sudah berkunjung. Mohon untuk berkomentar yang sopan, tidak menuliskan link hidup, dan tidak menyudutkan pihak manapun ya. Insya Allah saya akan berkunjung balik ke Blognya :)

Twitter

Instagram

Facebook Fanpage

Subscribe