Kisah Sebuah Pena

22.59.00

Hari ini saya berangkat pagi sekali karena mengejar acara talkshow di salah satu hotel berbintang di Jalan Lembong Bandung. Untuk sampai sana,  saya harus naik angkutan umum sebanyak 2x. Tadi ada kejadian unik sewaktu saya berada di angkot pertama. selagi di perjalanan tiba-tiba supirnya menoleh ke belakang kursi penumpang dan matanya langsung tertuju pada saya. Tanpa malu, dengan menggunakan logat sundanya rupanya dia ingin meminjam pulpen dari saya. saya sempat bingung karena darimana dia tau bahwa saya membawa pulpen? :)) apakah tampang saya seperti mahasiswa rajin yang kemana-mana bawa kotak pensil? atau malah seperti mbak-mbak tukang fotokopi? :)) 

Ah wallahualam.. saya beneran nggak tau, tapi saya langsung reflek mengambil pulpen yang memang saya bawa. Rupanya si supir akan mencatat sebuah no penting dari handphonenya ke tangan kirinya. Selang 2 menit kemudian saya sampai ditempat tujuan untuk menyambung Angkot kedua. Lalu si supir kaget karena saya sudah akan turun padahal dia belum selesai mencatat keperluannya tadi. Saya kasihan melihat dia kecewa, akhirnya saya berikan saja pulpen itu, toh saya juga masih bawa 2 pulpen lain. Lalu dia berterimakasih pada saya karena sudah merelakan pulpen (yang sebenarnya baru dibeli kemarin) tersebut.

Lucunya ketika saya mengikuti acara talkshow ini saya dapat hadiah hasil memposting sebuah foto yang dilombakan pada saat acara di social media. Dan salah satu dari hadiahnya sebuah pulpen berwarna hijau muda oleh-oleh dari Nagoya Jepang.

Betapa saya bersyukur hari ini karena Allah menunjukkan sebuah kejadian simple yang punya makna dalam. Saya akhirnya mengerti arti dari istirja' : sesuatu yang telah pergi pada akhirnya punya maksud untuk digantikan dengan yang jauh lebih baik.

image source by google

Pulpen biasa seharga 2500 rupiah digantikan dengan pulpen dari jepang yang saya pun nggak tau ongkos menuju kesananya berapa. Im so lucky! :)))


Terimakasih untuk hari ini,
With Love,

Neisia

You Might Also Like

0 komentar

Terimakasih sudah berkunjung. Mohon untuk berkomentar yang sopan, tidak menuliskan link hidup, dan tidak menyudutkan pihak manapun ya. Insya Allah saya akan berkunjung balik ke Blognya :)

Twitter

Instagram

Facebook Fanpage

Subscribe